Tulis Saja!

Yap, posting berikut ini saya berikan judul ‘Tulis Saja!’. Kenapa? Karena kebanyakan dari kita yang berhasrat untuk menjadi penulis, tidak bisa melakukan hal tersebut. Ketika timbul niatan yang sangat kuat untuk menulis, kita seringkali mengabaikan keinginan tersebut, hingga akhirnya lupa akan ide yang menggebu-gebu saat kita ingin menulis.

Tulis Saja! Benar. Jika terasa ada keinginan yang menggebu-gebu dalam diri kita untuk menulis, entah itu karena penglihatan kita, pendengaran kita, maupun perasaan yang timbul di hati kita, maka langsung ditulis saja. Tak perlu memikirkan bagaimana struktur kata yang benar, atau ejaan dari kata-kata yang digunakan. Tulis saja. Karena, belum jaminan saat anda menuliskan sesuai dengan kaidah bahasa yang baik, ide anda akan tulisan pun tersalurkan.

Proses kreatif menulis, dengan menggerakkan agar langsung menulis memang gampang-gampang susah. Seringkali kita menunda, karena beberapa hal sepele. Seperti, tidak ada kertas, alat tulis, pulpen, dan lain-lain. Padahal, sebenarnya menulis tidak melulu harus melalui kertas, alat tulis, dan lain-lain. Ponsel sekalipun bisa digunakan untuk mencatat beberapa hal yang terlintas di benak dan ingin dijadikan sebagai bahan tulisan.

Tulis Saja! Memang diperuntukkan bagi para penulis yang seringkali mentok atau kehabisan ide untuk ditulis ketika ia memiliki kesempatan untuk menulis. Tak lain, karena ide yang asalnya muncul dalam bentuk pop-up, justru menjadi basi dan atau hilang sama sekali.

Yang terpenting dari sebuah proses kreatif menulis adalah, menulis tulisan itu sendiri. Jadi, unsure-unsur seperti kaidah, tata bahasa, dan lain-lain, itu hanyalah faktor ekternal yang menambah nilai lain agar tulisan lebih enak dibaca. Selain itu, motivasi saat menulis adalah yang paling penting. Dapat dibayangkan, jika anda menguasai kaidah dan ejaan bahasa yang benar, tapi tidak memiliki motivasi untuk menulis, maka itu semua percuma saja.

Jadi, sekali lagi saya katakan, jika memang memiliki ide yang muncul tiba-tiba, ataupun memang memiliki sebuah ide yang ingin dijadikan sebuah tulisan, maka cara terbaik agar ide tersebut dapat dibagi dengan orang lain, adalah dengan menuangkannya ke dalam tulisan. Tidak perlu bentuk tulisan di kertas menggunakan pulpen, ataupun tulisan yang berada di laptop atau komputer. Tak perlu panjang-panjang. Juga jangan terlalu pendek. Yang penting, adalah pas.

Jadi, jangan tunda lagi ketika anda memiliki keinginan untuk menulis. Karena, setelah proses menulis selesai, maka nantinya akan tersedia waktu untuk menyunting hasil karya penulisan yang sudah kita kerjakan. Dan juga, dengan cara seperti ini, hampir dapat dipastikan otak kita takkan kelebihan beban. Karena, dengan menulis beban-beban mumet yang seringkali menyebabkan kita lelah, sudah dapat disalurkan melalui tulisan.

Bagaimana dengan anda?

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *