Short Story #6: Ini Hari Apa?

“Kamu inget ini hari apa?” Laras bertanya.

Setyo yang tengah menyendok makan siangnya berhenti. “Hari Minggu ‘kan?”

JLEB! Hati Laras seperti ditusuk pedang Excalibur. Ini hari
ulangtahunnya, dan pacarnya sendiri ga inget!

“Serius kamu taunya ini hari Minggu?” Laras bertanya lagi. Ia
menyembunyikan kekesalannya dengan tetap berwajah manis.

Setyo menyimpan sendoknya ke dalam mangkok. Ia paling tak suka jika
makan siangnya terganggu, tapi biar bagaimanapun ia sedang bersama
Laras, kekasihnya.

“Iya, ini hari Minggu. Terakhir aku ngecek pagi tadi di kalender, hari
minggu.” jawab Setyo ketus.

Laras menarik napas. Ia benar-benar kehilangan selera akan makan siangnya.

“Ga laper?” tanya Setyo melirik porsi makan siang Laras yang masih
sisa setengah.

“Ga. Aku ilang selera karena kamu.”

“Lho, salahku apa coba?”

“Hhhh… gitu deh.. Aku males ah!” Laras balik menjawab dengan ketus.

Setyo melirik sambil bergumam pelan, tapi tak bisa terdengar oleh Laras.

Siang itu panas, dan makin terasa gerah karena Laras merasa sebal.
Apalagi, di warung bakso favoritnya dengan Setyo memang tiada kipas
ataupun AC. Yang ada hanyalah sebuah koran terbitan hari ini.

Serta merta, Laras mengambil koran itu, melipatnya menjadi dua dan
membuatnya jadi kipas. Rasa sebalnya membuatnya enggan melihat pada
Setyo yang sedang lahap menyantap makan siangnya. Apes bener ultah
taun ini, pikir Laras.

Sudah hampir 5 menit, tapi Setyo tak kunjung selesai makan. Rasa gerah
Laras sudah berkurang tapi rasa sebalnya tidak. Ia pun mencoba tak
mengacuhkan Setyo dengan membaca koran yang tadi ia gunakan sebagai
kipas.

Laras membuka halaman belakang koran tersebut. Ia tak begitu suka
headline di halaman utama, dan lebih suka berita hiburan di bagian
belakang. Dan, saat itulah ia terkejut.

Sebuah foto dirinya terpampang dengan jelas di halaman belakang koran
tersebut. Captionnya pun bertuliskan namanya. Dan, Laras makin
terkejut ketika mengetahui judul artikel singkat yang terletak di
samping foto dirinya itu.

HAPPY BIRTHDAY, LARAS!

Demikian bunyi judul artikel itu. Dan, begitu ia membaca siapa penulis
artikel di bagian belakang, ia menjerit pelan. Terkejut sekaligus
senang.

“Aku tau kok ini hari ulang tahun kamu..” ucap Setyo ketika Laras
menurunkan korannya & menatap Setyo.

“A..a…aku…”

“Happy birthday, ya Sayang..” ucap Setyo sambil tersenyum &
mengeluarkan kado ulang tahun.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *