Short Story #145: Crossing

“Jadi, di sini kita harus berpisah?” Amanda mengepalkan tangannya sambil menarik jaketnya. Pandangannya mengarah ke bawah, ke lantai bandara.

“Mungkin.” jawab William, lelaki yang berada di depannya, yang justru memandang kea rah Amanda dengan tegas.

“Kenapa kamu jawab mungkin?” Amanda bertanya lagi. Kali ini ia sudah mengangkat kepalanya, tapi ia masih tak berani langsung memandang ke arah William.

“Karena aku tak tahu pasti apa yang akan terjadi di masa depan nanti.” jawab William tenang. “Segala kemungkinan itu ada.”

“Oh..” Amanda menjawab singkat.

William sekilas melihat ke arah antrian check in penerbangan luar negeri.

“If you really wanna go, just go. I won’t hold you.” Amanda memberitahu. Kali ini ia berhasil menguasai emosinya, dan memandang ke arah William. Tapi, ia kembali memandang ke arah lain ketika William menoleh kepadanya.

“Masih lama.” jawab William. “Don’t you wanna be with me? In our last-possible moments?”

“I don’t.” jawab Amanda segera.

“Trus kenapa kamu masih di sini? Berdiri di depanku seperti pengantar yang kehabisan uang untuk pulang?” tanya William sambil membenarkan tas selempangnya.

Amanda mendengus.

“Sejak pertama kali kita ketemu, leluconmu selalu saja begitu.”

“Apa?” tanya William.

“Garing. Seperti kentang goreng fast food.” Amanda memberitahu.

“Seenggaknya crunchy, dan laku.” William segera merespon.

Sebuah panggilan penerbangan luar negeri yang akan dinaiki William, terdengar melalui speaker bandara.

“Your call..” Amanda memberitahu.

Giliran William yang mendengus.

“I hope, someday in the future our life path will be crossing again… sometimes.” ucap Amanda sambil mengangkat kepalanya yang terasa berat, untuk melihat langsung ke arah William.

“Don’t.” jawab William segera. “I want to make it only crossed for once in the future. Not sometimes.”

Amanda mengerutkan dahinya.

“So after that moment, we’ll never be apart anymore.” William melanjutkan.

5 Comments

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *