Short Story #100: Pilih Yang Mana?

“Udah ada putusannya?” tanya Gwen santai ke Ayumi di depannya.

Ayumi menghela napas. Pandangannya tetap mengarah ke cakrawala yang
membatasi lautan di depannya.

“Aku ga tau ah..”

“Berarti belum..” Gwen menarik kesimpulan sambil kemudian menarik
kakinya naik ke atas dermaga. Bersila.

“Aku ga bisa kalo harus milih di antara mereka..” Ayumi berujar.

“Listen to your heart..” Gwen memberi saran.

Ayumi menghela napas lagi sambil memainkan kakinya di air lautan yang
menggerakkan ombak.

“Hatiku belakangan ini sepi. Bingung juga nampaknya.” ucap Ayumi.

“Kalo gitu, pake koin aja. Sisi angka buat Pram, sisi Garuda buat Candra.”

Ayumi buru-buru menggeleng. “I don’t want to gamble for this..”

“Ya tapi cepat atau lambat, kamu harus kasih jawaban dong sama
mereka.” Gwen memberitahu. “Supaya mereka punya kepastian. Kamu mau
jadi istri salah satu dari mereka, atau gimana.”

“Bingung, Gwen..” jawab Ayumi. “Candra itu cowok idaman gue banget,
tapi Pram itu ngerti apa mau gue..”

“Jadi, pilih yang mana?” tanya Gwen lagi.

“I just don’t know the answer..” jawab Ayumi tak pasti. Ia
menggeleng-gelengkan kepalanya seakan itu bisa menghilangkan rasa
pusingnya.

Gwen lalu menatap garis horizon lautan. Menatap semburat lembayung senja.

“Aku sayang sama mereka berdua.. Sama besar rasa sayangnya.. Tapi aku
ga bisa kalo disuruh milih siapa yang lebih pengen aku nikahin..” nada
suara Ayumi mulai bergetar.

“Gampang sebenernya..” ucap Gwen santai tanpa menyadari Ayumi langsung
menoleh ke arahnya. “Love in our life is not about choosing someone
you can live with, but it’s about choosing someone you cannot live
without.”

One Comment

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *