Ketika Kesempatan itu Datang

Setiap langkah dalam hidup, baiknya memang dipikirkan matang-matang. Baik itu langkah yang kecil, ataupun besar, baik itu yang invidividu kita sendiri, ataupun yang berkaitan dengan orang lain. Ada baiknya, setiap langkah tersebut dipikirkan dan direnungi sebelum diambil. Tapi tak jarang juga, sebuah langkah memang harus segera dilaksanakan dan diambil, sebelum kesempatan untuk melangkah itu hilang, dan belum tentu datang lagi.

Dan, ya, saya pun melangkah.

Sudah cukup lama pemikiran untuk melangkah itu timbul, dan dengan berbagai pertimbangan serta tujuan yang ingin dicapai. Namun berkali-kali, niatan saya untuk melangkah tersebut terhenti. Banyak alasannya, mulai dari diri sendiri, faktor orang-orang sekitar, hingga perhitungan rencana yang akan terjadi kemudian. Intinya, banyak hal-hal yang menjadi pertimbangan saya ketika saya memikirkan tentang melangkah. Dan, pemikiran tersebut memakan waktu yang tak sedikit, timbul dan tenggelam.

Kini, setelah hampir 3 tahun, saya pun melangkah untuk menaklukkan tantangan baru dalam hidup saya. Bukan, bukan tentang menikah – karena itu sudah ada di postingan sebelumnya *eh*, melainkan beralih karir dari pekerja media menjadi pekerja humas dan komunikasi.

It’s been a great journey to be a media worker, but then, I want to fulfil another challenging field and conquer it! 🙂

Bismillah!

NB: cerita versi lain dan yang lebih lengkap, bisa disimak di sini.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *