Category: Menulis

Nama

Nama adalah doa dan pengharapan orangtua terhadap anaknya. Katanya gitu. Iya, begitu. Sebagai lelaki yang sudah menjadi orangtua, saya mengamini perkataan tersebut. Tapi, sehubungan sejak sebelum jadi orangtua saya suka nulis, muncullah pemikiran lain, sbb: Nama yang diberikan pada tokoh atau karakter di cerita fiksi itu termasuk doa dan pengharapan juga kah? Kalo iya, yang

Cerbung

Membuat (baca: menulis) novel atau buku cerita adalah salah satu impian saya sejak kecil. Alhamdulillah, terlepas dari tiras dan angka penjualannya, saya sudah pernah menerbitkan satu judul novel dari salah satu penerbit bergengsi di tanah air. Dan, sebenarnya keinginan hati adalah kembali menerbitkan novel. Akan tetapi, pada kenyataannya semuanya tidaklah mudah. Mungkin sudah banyak yang

Cara Jitu Mengatasi “Kuis Hunter”

Pernah ikutan kuis atau lomba-lomba yang diselenggarakan di internet? Atau, pernah sebaliknya, membuat lomba-lomba atau kuis yang diselenggarakan di internet? Kalau jawabnya pernah, pasti tahu dengan yang namanya “kuis hunter”. Iya, para pemburu kuis yang memiliki akun dengan tujuan utama untuk mengikuti kuis – di segala macam platform (facebook, twitter, dll), dan acapkali membuat “banjir”

Short Story #105: Kesempatan Saat Hujan

“Pagi-pagi kok ya ujan..” Gilang menggerutu di teras toko yang mulai basah. “Gapapa lah, Lang.. pertanda bagus justru..” Retno menimpali sambil menyandarkan dirinya di bagian teras toko tempat mereka berteduh yang tak terkena bias hujan. “Pertanda bagus gimana?” tanya Gilang. “Pastinya dosen kita pagi ini juga telat toh..” jawab Retno. “Halah.. emang dikira Pak Dudi

Short Story #104: Pegangan

“Al.. Kaya’nya kita ga bisa lanjutin hubungan ini, deh..” Widya mencoba tenang walau suara bergetar. Ali yang duduk di kursi depannya seketika menyimpan sendok dan garpunya. Ia lantas menoleh ke jendela. Melihat ke tengah hujan yang melanda. Lalu mendengus. “Jangan bilang karena orangtua kamu lagi deh..” kata Ali datar. Widya tak menjawab meski dalam hatinya

Memulai Dengan Kutipan

Seperti diketahui oleh banyak orang, ada 2 jenis tulisan. Yakni fiksi dan non-fiksi. Keduanya sama-sama punya kelebihan-kekurangan, serta ciri-ciri tersendiri. Yang ingin saya bahas di blogpost kali ini adalah mengenai permulaan dari tulisan. Awalan sebuah tulisan perlu memiliki ciri berupa jangkar yang demikian kuat agar bisa “menahan” pembacanya agar mau membaca, lalu menuntaskan membaca tulisan

Short Story #103: Hatiku

“Hari ini kan, ya?” tanya Lily saat ia dan kekasihnya di suatu pagi sambil menunggu kereta di peron stasiun. “Hari apa?” Andre balik bertanya sambil menoleh ke arah Lily. “Ya harimu. Your day.” Lily berujar. “My day?” tanya Andre. Lily gemas. Ia mencubit lengan atas Andre sambil kemudian berdiri di depannya. “Ultahmu, Sayang..” “Ah, masa

Short Story #102: Bersama

“Aku ga ngerti kenapa jadinya harus begini…” Rudi menggumam. “Mungkin udah takdir..” jawab Tasya yang berdiri di sampingnya. Sama-sama menatap langit sore keemasan dari atap salah satu gedung tinggi. “Tapi manusia pun masih bisa ikhtiar supaya hasil dari takdir jadi lebih baik, kan?” tanya Rudi. “Mungkin.” jawab Tasya singkat. “Trus, kenapa meski aku udah berusaha

Short Story #101: Masih Sama

“Wah Chandra, kamu dateng juga.” Farah menyapa seorang lelaki yang baru tiba dan sedang mengisi buku tamu di meja sampingnya. “Eng… Farah, ya?” Chandra balik bertanya sambil mengambil pulpen dan langsung mengisi buku tamu. “Iya.. Masa’ kamu lupa sama aku?” respon Farah. “Aku ga lupa. Aku cuman amazed aja, kok kaya’nya kamu ga berubah banyak..”

Penulisan Terjemahan “Motorcycle” di Bahasa Indonesia

Mari kita mulai postingan ini dengan sebuah pertanyaan, “Apa bahasa Indonesia dari motorcycle?” Saya yakin, sebagian besar dari kita akan menjawab “sepeda motor”. Menurut saya pribadi, terjemahan tersebut belum tentu benar, tapi juga tidak salah. Bingung? Oke, lanjut ke bawah. Jika dibedah, motorcycle memang terdiri dari dua kata, yakni motor dan cycle. Jika diartikan atau