PRACTICE! PRACTICE! PRACTICE!

Practice Makes Perfect.
BERLATIH membuat SEMPURNA – kira-kira demikian artian harfiah dari kalimat sebelumnya yang saya tuliskan di atas. Mengapa demikian? Karena dengan BERLATIH terus-menerus, segala hal yang dilatih tersebut akan menjadi SEMPURNA. Karena dengan BERLATIH, kita akan lebih mengenal secara rinci apa yang kita latih tersebut. Lebih mengetahui apa yang kurang, dan apa yang lebih. Lebih tahu bagaimana cara mengatasinya.

Menulis sama halnya. Dengan BERLATIH menulis, kita tentunya akan menulis secara SEMPURNA. Karena dengan terus BERLATIH menulis, maka kita akan terbiasa membuat sebuah tulisan. Karena dengan BERLATIH, tulisan kita akan terasah dan juga menjadi lebih baik, karena kita tentunya bisa menganalisa dan melihat perbedaan yang terjadi dari setiap tulisan kita.

BERLATIH, pada intinya adalah melakukan hal yang sama secara berulang-ulang, dalam jangka waktu tertentu dan periodik. Jadi, BERLATIH itu harus dilakukan secara kontinyu, karena jika tidak maka percuma saja BERLATIH tersebut. Hal yang sama di sini, juga berarti kita harus FOKUS untuk terus BERLATIH. Jangan sampai, pikiran kita mudah dialihkan oleh hal-hal lain yang membuat kita lalai BERLATIH.

Read More