Cara Mudah Bikin (Rame) Acara di Luar Jakarta

Jakarta identik dengan pusat segala macam yang ada di Indonesia. Ingin mendapatkan sesuatu yang adanya nun jauh di seberang pulau, datang saja ke Jakarta. Pasti tersedia, walaupun tak 100% sama seperti yang diinginkan. Meski begitu, sudah cukup untuk menghilangkan rasa penasaran atau sekadar melepas “dahaga” akan keinginan.

Oleh karena itu pula, Jakarta dikenal sebagai magnet bagi segala penduduk Indonesia. Magnet yang terus menarik kuat setiap jenis masyarakat, untuk terus mendatangi Jakarta. Baik itu menjadi penduduk tetap dengan KTP tembak, ataupun penduduk numpang lewat, alias komuter – tinggal di luar Jakarta, namun bekerja dan beraktivitas di Jakarta.

Sifatnya yang seperti magnet itulah, membuat banyak merek terkenal maupun juga pihak yang sangat berduit, siap mengadakan event di Jakarta. Semacam sayur tanpa garam jika mengadakan sebuah event berskala nasional, namun melewatkan Jakarta sebagai salah satu tujuan penyelenggaraan.

Tapi, itu semua bukan berarti penyelenggaraan event di luar Jakarta justru sepi! Sebaliknya, mengadakan event di luar Jakarta lebih memiliki kemungkinan besar untuk dihadiri oleh para peserta yang benar-benar target oriented, ketimbang di Jakarta, yang sangat beragam.

Lalu, bagaimana caranya? Mudah, bekerjasamalah dengan pihak “lokal”.

Pihak “lokal” di sini, bukan sembarang pihak lokal. Melainkan, sebagian kelompok atau masyarakat yang cukup dikenal atau memiliki perhatian cukup tinggi bagi daerahnya. Sebutlah di antaranya mahasiswa, tokoh masyarakat, ataupun petinggi daerah seperti mantan pejabat, dll.

Mendapatkan kerjasama dengan pihak “lokal” tersebut memang susah-susah-gampang. Kenapa? Karena awalnya seperti sulit untuk mendapatkan kontak dengan mereka, tapi ujung-ujungnya, begitu sudah dikontak, lazimnya mereka akan membantu dengan bersemangat untuk menyukseskan event tersebut. Apalagi, jika event tersebut merupakan bagian dari event nasional.

Saya sendiri, sebagai pekerja media sekaligus pegiat daring, menyarankan untuk mengontak pihak “lokal” yang biasa berhubungan dengan dunia digital. Sebutlah blogger, twitter user, hingga komunitas forum-forum lokal. Banyak contoh yang bisa diambil, seperti Palanta di Sumatera Barat, Cah Andong di Yogya, hingga Anging Mammiri di Makassar. Sekali mengontak dan mengundang mereka pada event yang dibuat, biasanya akan langsung tersebar ke para anggota yang jumlahnya ratusan, atau bahkan ribuan. Tentu, termasuk cara yang cukup efektif untuk menjadi bahan percakapan, setidaknya di antara para anggotanya, yang kebanyakan sudah melek teknologi.

Dari situ kemudian akan berkembang, info dari mulut ke telinga. Sambung, menyambung. Sebuah strategi yang cukup efektif, untuk menjadikan event di luar Jakarta lebih rame, atau bahkan sangat sukses. Oiya, tawarkan pula gimmick berupa lomba atau kompetisi kecil-kecilan yang hadiahnya bisa diraih oleh para peserta. Hal ini akan menambah ketertarikan mereka akan event tersebut.

Jadi, sudah tahu mau mengadakan event di mana? 🙂

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *