Browse By

Short Story #82: Tahun Baru, Terus..?

“Lima menit lagi tahun baru, ya.” ucap Joan pelan. Walau sekelilingnya berisik, namun Adam yang tengah duduk di sampingnya mendengarnya.

“Iya. Tahunnya udah ganti jadi 2012, deh.” jawab Adam.

“Berarti nambah ya..”

“Apanya?”

“Angkanya. Umurnya. Usianya. Waktunya.” kata Joan sedikit tak berminat.

“Ya namanya juga waktu, pasti terus bergulir, ‘kan.” respon Adam.

Joan menghela napas. Ia melihat sekelilingnya sejenak. Situasi jalan raya yang tengah ramai dengan arak-arakan masyarakat yang tengah bersiap menyelenggarakan tahun baru.

“Aku capek kalo gini terus.” ucap Joan sambil berdesah.

Adam yang tengah melihat-lihat arah langit, menikmati kilauan kembang api yang mulai diluncurkan, langsung menoleh ke arah Joan.

“Kamu kenapa sih, Jo? Malam ini kaya’nya lagi ga bagus mood-nya. Padahal kan ini malam taun baru.” kata Adam.

“Justru karena ini malam tahun baru, ‘Dam!” Joan berdiri sambil sedikit berteriak. “Udah berapa lama sih kita pacaran? Udah lima tahun, ‘kan? Kalo ganti taun ke 2012 nanti, berarti udah berapa lama kita pacaran?!”

“Ya berarti enam tahun.. kan sesuai ganti tahunnya. Jadi, tahun baru terus pacaran kita pun bertambah lamanya..” jawab Adam polos.

Joan menghela napas lagi sambil menyilangkan kedua tangannya ke depan dadanya.

“Anterin aku pulang, Dam..”

“Tapi sebentar lagi kembang api-nya bakal nyala banyak banget, lho Jo. Pas taun baru.” Adam mengelak.

“ANTERIN AKU PULANG SEKARANG JUGA, ATAU….” lanjutan kata-kata Joan tak terdengar, karena tenggelam dalam riuh kembang api begitu detik berpindah, dan tanggalan berubah. Tahun 2012 sudah menggantikan 2011.

Joan sudah keburu kesal. Ia hendak pergi meninggalkan Adam ketika Adam tiba-tiba menggenggam tangannya, dan berlutut di depannya.

“Will you marry me?” tanya Adam di tengah-tengah riuhnya suasana tahun baru dan suara kembang api di angkasa.

2 thoughts on “Short Story #82: Tahun Baru, Terus..?”

  1. ernit says:

    *ngebayangin jadi Joan* :p

  2. Billy Koesoemadinata says:

    ga perlu bayangin sebenernya nit.. 😛

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: