Browse By

Short Story #303: Leaving

“I’m leaving him.” Anna memberitahu Wahyu yang sedari pagi sudah berada di apartemennya.

“Mulai kapan?” Wahyu bertanya datar.  Mukanya tak berpaling dari layar komputer di depannya.

“Mungkin segera.”

“Ga pasti, ah.” Wahyu berkomentar. Pedas. “Ntar sama kaya’ yang terakhir kali.”

Anna sedikit tersentak karena Wahyu masih mengingatnya. Ia meregangkan badannya, menatap jendela besar di sampingnya.

“Aku mungkin ga bakal ada di sini lagi, kalo kejadian kaya’ waktu itu terulang.”

“Got it. Aku tahu.” Anna menjawab segera.

“Aku serius.” Wahyu menegaskan.

“Iya. Aku tahu.” Anna menjawab lagi. Kali ini berdiri dan menghadap jendela melihat deburan ombak yang memecah tebing jauh di jajaran pesisir bawah gedung apartemennya.

“Aku penasaran, kali ini apa karena kamu nanya atau minta dia untuk ninggalin istrinya dan dia jawab ga bisa? Lagi?”

Anna mendengus. “Justru sebaliknya.”

Wahyu berhenti mengetik naskah pekerjaannya lantas melihat ke Anna yang memunggunginya.

“What did he exactly say?”

Anna berbalik. “She cannot move on from the last time. So he’s leaving her.”

“Biar gimanapun, kamulah penyebabnya.”

“Mungkin. Mungkin juga engga.” Anna menyesap kembali minumannya sambil tetap melihat keluar jendela.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: