Browse By

Short Story #260: Display Name

“Hai, semalem temen-temenku ngeganti display name semua contact di hapeku. Bisa ga kamu jawab message ini dan kasitau ini siapa? Aku ga bisa identify karena ga hapal semua nomer hape. Makasih. – Dan.

Sebuah pesan singkat baru masuk ke dalam ponselnya Mimi. Ia melihat pesan serta nama pengirimnya “Dan”, lalu sejenak terdiam sambil teringat beberapa hal yang telah lalu.

Kepalanya sebenarnya enggan untuk menjawab pesan tersebut. Apalagi ia masih merasa sangat tidak enak dengan kejadian terakhir bersama Dan, tapi…

“Apes banget, sih. Next time mungkin hapemu harus dikunci dengan sandi yang lebih canggih.” Mimi mengirim balasan pesannya. Tanpa nama. Tanpa menjelaskan siapa dia.

“Well, makasih atas sarannya. Aku asumsi kamu salah satu temen programmerku?” Dan membalas lagi setelah beberapa menit.

Mimi diam. Satu sisi ia senang bisa berkomunikasi lagi dengan Dan, tapi di sisi lain…

“Nope. Jauh dari itu. Kita kontak lama, Dan.”

“Oh.” Dan menjawab segera.

“Aku Mimi, yang dulu jadi pacar kamu.” Mimi merespon tanpa lama setelah mendapat pesan yang sungguh pendek.

“Oh.. Okay. Makasih. Berarti display name-mu di contact list hapeku masih sama.” Dan menjawab lagi.

Rasa penasaran sekaligus rasa berharap seketika muncul di dalam diri Mimi. Ia berharap Dan memang tidak pernah lupa akan dirinya, dan masih menyimpan semua kontaknya.

“Memangnya apa display name untukku?” Mimi bertanya lagi dengan mengirim pesan singkat.

“Si Kampret.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: