Browse By

Short Story #242: Benar Salah

“Dari mana kamu tahu mana kabel yang benar, dan mana yang salah?” Adam penasaran.

Josh tersenyum sambil merapikan peralatan tukangnya. Ia baru saja memperbaiki instalasi listrik di rumah Adam.

“Kata orang sih practice makes perfect.” Josh menjawab singkat.

“Masa?” Adam tak percaya. Ia mengikuti Josh ke ruang tamu untuk membereskan sisa peralatannya.

“Ya… itu kan kata orang.”

“Kalo kata kamu sendiri?”

Josh berhenti sejenak setelah menutup toolbox sambil setengah berlutut.

“Well.. apa ya? Aku ga gitu jago bikin kata mutiara.” Josh berkomentar.

“Ya ga perlu jadi kata mutiara juga.” Adam memberitahu. “Cukup kasitau aku aja gimana caranya kamu bisa tau mana yang bener dan mana yang salah.”

“Aku sebenernya ikut caranya Edison, si penemu bola lampu itu.”

“He? Kok bisa?” Adam semakin penasaran.

“Ya.. konon sebelum akhirnya dapet rancangan bola lampu yang paling stabil, dia ngelakuin ratusan bahkan ribuan rancangan yang berakhir dengan kegagalan.”

“Hubungannya apa?”

Josh diam sejenak. Ia lalu tersenyum. “Katanya Edison saat bola lampu menyala stabil, ‘aku bukannya ngehasilin satu rancangan yang bekerja, melainkan juga ngehasilin ratusan dan bahkan ribuan rancangan yang ga akan bekerja.’”

“Trus? Maksudnya apa?”

“Kadang kita perlu melakukan hal yang salah atau jahat, hanya supaya kita tahu mana yang benar dan baik.” Josh memberitahu sambil menyelesaikan pemberesan alat-alat tukangnya sebelum kemudian pergi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: