Browse By

Short Story #220: Stay

Vanessa kembali menyeka air mata yang tersisa di ujung matanya. Sesekali, ia sesenggukan, walau sudah ia coba sembunyikan. Tak jarang ia menutup mata, berharap ketika matanya kembali terbuka semuanya hanyalah mimpi. Tapi, ini nyata.

“Just let it go.” Eric coba menghibur sambil menaruh segelas cokelat hangat di depan Vanessa, sementara ia meminum cokelat lain di tangannya.

“Ga segampang itu, Ric…” Vanessa merespon.

Eric mengangkat sebelah alisnya. “Mungkin ga gampang, tapi kamu pasti bisa ngelewatin semuanya, dan balik lagi jadi kamu yang sebelumnya. Yang ceria, optimis, dan positif.”

“Apa aku harus ngejar dia ya, Ric?” Vanessa bertanya. Tak menghiraukan ucapan Eric.

“Kenapa?”

“Ya… supaya dia tahu kalo dia berarti banget buat aku.”

“Hmm…” Eric menggumam.

“Atau aku harus meluk dia erat kali ya begitu aku udah bisa ngejar dia..” Vanessa menambahkan.

“Trus ngapain?”

“Trus bilang kalo aku butuh dia di sini. Butuh dia banget.” Vanessa memberitahu. Tangannya meremas pinggiran kursi putar yang tengah ia duduki.

“Ya.. mungkin itu yang perlu kamu lakuin, Nes..” Eric merespon. “Tapi mungkin juga engga.”

Vanessa kembali diam setelah sebelumnya sudah siap untuk berlari dari tempatnya.

“Maksudmu apa?” Vanessa penasaran. Sebelah kakinya kembali tertaut pada pijakan kursi putar.

“Well… why should you do that?”

“Ga ngerti.” Vanessa menjawab singkat lalu kembali siap berlari, tapi… ia kembali tertahan. Kali ini, tangan Eric menahan lengannya. “Lepasin, Ric…”

“Vanessa.. ngapain sih kamu ngejar orang yang udah jelas-jelas ninggalin kamu?”

“Karena aku butuh dia, Ric! Aku cinta dia!” jawab Vanessa setengah berteriak. “Sekarang, LEPASIN TANGAN AKU!”

Eric tak bergerak. Pandangannya terpaku pada Vanessa, mencoba menyampaikan pesan.

“You don’t need to chase or beg people to stay. Why would you do so, Vanessa?” Eric memberitahu. “Orang yang tepat buat kamu, ga bakal ke mana-mana kok. The right people who belong to you will stay. Forever.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: