Browse By

Short Story #216: Alone

“Maybe, you should have someone new.” Bayu memberi saran pada Nia yang langsung menoleh setelah sejak beberapa menit sebelumnya hanya terdiam melihat keluar jendela.

“Buat apa?” jawab Nia dengan pertanyaan.

“Buat bantuin kamu ngelewatin semua ini. Buat bikin kamu jadi ngerasa lebih baik.”

“Dari mana kamu tau kalo aku ga ngerasa lebih baik?” nada suara Nia sedikit naik, tersinggung.

Bayu mengangkat bahu. “Pengamatanku aja.”

Nia mendengus lagi.

“Sejak ngantor lagi beberapa hari yang lalu, kamu diem terus soalnya.” Bayu melanjutkan. “Aku tau ada yang berubah di diri kamu, tapi… aku ga tau persis.”

“Thanks buat perhatianmu.. tapi cukup segitu aja.”

“Oke. Aku cuman bilang apa yang pengen aku bilang sejak beberapa hari yang lalu.” Bayu memberitahu. “Kalo emang kamu ga seperti yang aku bilang dan ternyata emang lebih baik atau mungkin sangat baik, ya baguslah. Sorry, I’m no more someone to judge you.”

Nia kembali mendengus. Ia melempar pandangannya keluar jendela kantor dari lantai 23. Sinar mentari senja yang mulai menerobos masuk membuatnya memicingkan mata.

“Aku ada di sini kalo kamu mau ngobrol ya.” Bayu menambahkan. Memastikan.

“Aku tau. Tapi ga ada yang perlu aku obrolin, Bay.” Nia memberitahu. “At least, belum ada.”

Bayu kemudian masih melihat Nia dari luar kubikel mejanya. Ia sebenarnya sedikit khawatir Nia akan kembali depresi seperti beberapa bulan yang lalu. Seperti sebelum putusan pengadilan diberitahukan. Tapi… ia bukan siapa-siapa lagi bagi Nia. Ia hanya bagian dari masa lalunya, sama seperti yang sedang Nia coba lupakan saat ini.

“You’re not alone, Nia.” Bayu memberitahu sebelum berbalik dan hendak meninggalkan Nia yang masih melihat ke arah luar jendela, tapi.. langkahnya terhenti.

“I’m not alone, Bay.” Nia menjawab tanpa mengalihkan pandangannya dari luar jendela. “Maybe I’m standing alone right now, but it doesn’t mean I am alone. It means I am strong enough to handle things all by myself.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: