Browse By

Short Story #18: Lagi Di Luar Kota

Eka sedang berjalan menuju kasir dengan menenteng tas belanjaan berisi beberapa pakaian untuk dibayar ketika pinggangnya dicolek dari arah samping. Sontak, ia langsung menoleh dengan tatapan penasaran.

“Eka!” panggil wanita yang mencolek pinggangnya.

“Ah! Astri!” jawab Eka sambil langsung keluar dari antrian menuju kasir, dan mendekati sahabat lamanya itu.

Tanpa dikomando lebih jauh, Eka dan Astri langsung berpelukan dan cium pipi kanan-kiri.

“Gue kirain siapa koq berani nyolek-nyolek. Kalo cowok mau langsung gue hantem pake tas belanjaan, lho Tri..”

“Hahahaha.. gue kan emang sengaja nyolek loe di pinggang, Ka. Gue kan tau loe orangnya nekatan.” Astri menjawab sambil kemudian tertawa lagi.

Perlahan, Eka dan Astri bergerak menuju salah satu bagian dept.store yang tidak banyak orang lalu lalang.

“Masih tetep ya, kalo belanja kudu banyak.” Astri melirik tas tentengan Eka.

“Ya iya dongs, namanya juga wanita. Apalagi kalo pacar lagi di luar kota.”

“Ckckck.. dari dulu jawabannya selalu sama seperti itu, deh. Begitu pacar ga ada, pasti langsung dilampiaskan dengan belanja-belenji.” Astri menggeleng-gelengkan kepalanya.

Eka tersenyum jahil. “Mending gue belanja beli baju dong, daripada gue selingkuh atau maen cowok.”

Sontak, Astri  terbahak-bahak. Ia memang suka lepas kendali jika sudah bertemu sohib lamanya itu.

“Eh btw, hebat bener ya kita bisa ketemu ga sengaja gini. Di mall pula lagi.” ujar Eka.

“Yah, kalo mall lagi on sale gini, pasti peluang ketemunya lebih besar lah, nek.” Astri menimpali.

“Oiya, bener juga. Trus, loe dateng sendiri? Kalo iya, nanti pulang bareng gue aja. Tapi sebelom itu, kita ngupi-ngupi dulu, lah..” Eka menawarkan.

“Gue sama cowok gue, ‘Ka. Dia juga lagi shopping dan hunting barang sale nemenin gue.” jawab Astri.

“Yah.. ajakin aja cowok loe sekalian. Gue juga kan pengen tau siapa yang berhasil menaklukkan hati seorang Astri yang dulu terkenal sebagai player abiss..”

“Hus! Jangan bilang gitu! Siapa tau cowok gue tiba-tiba ada deket-deket sini! Bisa jatoh dong imej gue..” jawab Astri segera.

Dan, sekarang giliran Eka yang tertawa lepas.

“Eh.. eh.. tu cowok gue.” Astri menunjuk ke arah seorang lelaki yang berada tak jauh di sebelah kanan Eka. Ia langsung menggamit lengan Eka untuk mendekati lelaki itu.

“Mana? Mana?” ujar Eka segera sambil menoleh mencari sambil mengikuti gamitan Astri. Tapi, rasa penasarannya sirna seketika ketika ia menjumpai wajah lelaki tersebut.

“Nih ‘Ka, kenalin cowok gue, Pras. Mas Pras, kenalin ini Eka sohibku jaman kuliah dulu.” Astri memperkenalkan Eka dan Pras.

Eka menarik napas. Dadanya sesak, hendak meluap. “Mas Pras kemaren bilangnya mau keluar kota, ternyata malah jalan-jalan di mall sama Astri, ya..”

3 thoughts on “Short Story #18: Lagi Di Luar Kota”

  1. neng ocha says:

    astagaaaa….pacarnya SAMA! huahaha..dasar cowok, kadal!

  2. Ceritaeka says:

    Ekaaaaaaaaaa….. piye toh kamu.. masa cari pacar ndak cek ricek background dulu…Pacar orang begituuuuh…sebagai sesama perempuan yang menyandang nama Eka, mbok ya kamu cerdas dikit gitu lhooo :Dhahaha

  3. Billy Koesoemadinata says:

    wahahahahahahaha…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: