Browse By

Short Story #16: Ga Logis

“Buy me a coffee.” ucap Sandra di sebuah pagi. Ringan. Singkat. Memikat.

Lelaki di hadapan Sandra masih diam. Ia setengah tak percaya jika ia
telah diminta Sandra untuk membelikan kopi.

“Well? Apalagi yang kamu tunggu, Lex?” tanya Sandra.

“Buat apa?” tanya Alex.

“Ya buat aku minum. Masa’ buat cuci muka?”

“Aku tahu kopi buat diminum, tapi aku ya heran aja kamu minta beliin
kopi. Sama aku lagi.” kata Alex.

“Harus ada alesan pasti gitu?” tanya Sandra.

“Iya. Aku perlu alasan logis.”

“Minta beliin kopi sekalipun perlu alasan logis?” Sandra memutar matanya.

Alex menatap mata Sandra dengan tepat. Ia semakin memantapkan bahwa
membelikan kopi pun perlu alasan logis.

“Aku tau alesan yang lebih tepat, Lex. Tapi, sepertinya ga logis.”
ucap Sandra memancing.

Alex menampilkan muka ingin tahu.

“Dan, apakah itu?”

“Aku suka kamu, Lex. Dan, sepertinya itu ga logis karena menyangkut
perasaan.” jawab Sandra tenang sambil kemudian pergi meninggalkan Alex
yang langsung terkejut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: