Browse By

Short Story #143: Nyesel

“Kalo senyum, dia mirip kamu.” sahut sebuah suara dari arah kanan belakang. Otomatis, Akbar menoleh karena merasa mengenali suaranya, namun tidak mengubah posisinya berdiri.

“Sudah lama kamu di situ?” Akbar merespon dengan nada datar setelah melihat siapa yang berada di belakangnya.

“Beberapa menit.” jawab Victoria, pemilik suara tersebut.

“Oh.” ucap Akbar sambil kembali melihat ke arah anak-anak yang tengah bermain di taman.

“Makin gede, dia makin cantik ya.” Victoria kembali berkomentar. “Seperti ibunya.”

Akbar mendengus.

“Tapi ekspresi wajahnya tetap seperti ayahnya. Apalagi senyumnya.” Victoria menambahkan.

“What do you want?” tanya Akbar sedikit kesal saat menyadari Victoria sudah berdiri di sebelahnya.

“Aku pengen punya anak-anak seperti dia.” jawab Victoria. “Denganmu.”

Akbar mendengus lagi.

“Aku serius.” Victoria sedikit meninggikan nada suaranya.

“Ucapanmu itu telat sekitar sepuluh tahun.” jawab Akbar.

“Aku tahu. Dan aku nyesel.”

“Aku juga.”

“Maksudmu?” Victoria kini menoleh ke arah Akbar. Melihat wajahnya sambil tetap mengagumi guratan tegas di sekitar rahang lelaki yang pernah ia cintai dulu. Rasa optimis mulai tumbuh di hatinya. Berharap bahwa ia tak salah dengar apa yang sudah dikatakan oleh Akbar.

“Kamu denger kan, apa yang kubilang tadi?” Akbar bertanya sambil melihat ke arah Victoria dengan memasang muka serius.

Victoria menjawab dengan anggukan. Ingin sekali ia tersenyum. Optimisme dalam hatinya semakin meningkat.

“Aku nyesel kenapa ga dari beberapa tahun sebelumnya kita udah putus.” Akbar melanjutkan sambil memalingkan wajahnya dari Victoria. “Supaya kamu ga usah telat ngomong. Supaya aku bisa lebih awal menikah dengan Ratri, dan mungkin… ada beberapa Sheila.”

Pandangan Victoria mendadak kabur. Gelap.

3 thoughts on “Short Story #143: Nyesel”

  1. Ceritaeka says:

    Pahiiiit
    *puk puk Victoria*

  2. Swastika Nohara says:

    Tapi kemudian Victoria menikahi pria yang mengubah namanya menjadi Victoria Beckham 🙂

  3. Ivan Prakasa says:

    *ngakak baca comment kak Sabai :))
    Kasian Victorianya kata2 Akbar jleb banget >.<

    Lalu apa kemudian Victoria masih pengin punya anak dari Akbar? Apa kemudian lanjut jadi perselingkuhan?
    *nunggu kelanjutan cerita

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: