Browse By

Short Story #142: Tidak Tahu Jawaban

“Aku penasaran kenapa kok kamu bisa tahan sama aku selama ini…” ucap Natalie saat ia selesai makan malam.

“Lho, kenapa penasaran?” Faisal balik bertanya. Ia sudah selesai makan malam sejak beberapa saat sebelumnya, tapi belum beranjak dari kursi makan.

“Ya.. banyak hal.”

“Coba jelasin satu-persatu.” Faisal langsung merespon.

“Umm…” Natalie menggumam sambil berdiri, menyimpan piring kotornya ke tempat cuci piring dan berbalik lagi menghadap Faisal. “Kamu rapi, aku serampangan.”

“Oh, itu sih bawaan dari kecil.” Faisal menjawab sekenanya.

“Ah, ga juga.” Natalie langsung menjawab.

“Masa?” kini justru Faisal yang penasaran ke Natalie.

“Ah, kamu mengalihkan pokok pembicaraan.. Balik lagi ke pertanyaan aku, deh.” Natalie mengangkat tangannya memberi isyarat agar Faisal tak lanjut bertanya.

Faisal diam. Ia menyandarkan tubuhnya ke kursi makan dan menarik napas.

“Entahlah. Mungkin karena udah mentok, kali.” jawab Faisal seenaknya.

“Oh, jadi karena udah mentok. Kalo ga mentok berarti bakal ga tahan, gitu?” ucap Natalie tersinggung.

“Ya ga gitu juga.” Faisal buru-buru menjawab. “Maksud aku, mentok itu karena aku udah kadung sayang banget sama kamu..”

Natalie justru diam mendengarnya.

“Kenapa? Aneh ya denger aku bilang kalo aku sayang sama kamu?” tanya Faisal.

Natalie sedikit mengerucutkan bibirnya. “Kok bisa sih sayang sama aku?”

“Kenapa kamu nanya gitu?” Faisal langsung merespon.

“Soalnya… aku ngerasa banyak perbedaan di antara kita. Banyak banget malah.” ucap Natalie. “Kok ya bisa muncul rasa sayang…”

“Justru itu.” ucap Faisal. “Dan, aku bersyukur kita berbeda.”

“Kenapa?”

“Karena aku bisa menanyakan hal-hal yang mungkin aku tidak tahu jawabannya.”

“Seperti apa?” Natalie kembali penasaran.

“Seperti… apakah kamu mencintaiku seperti aku mencintaimu?”

2 thoughts on “Short Story #142: Tidak Tahu Jawaban”

  1. rere says:

    akupun, entah kenapa mau sama laki-laki itu
    macam langit dan bumi.
    😐

  2. Ardhis says:

    hahaha ini nih pertanyaan cewek yang jebakan banget,salah jawab bisa berabe.. :))
    dari short story yg ini jadi tau harus jawab apa kalo ditanya gitu 😛

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: