Browse By

Short Story #129: Apalagi Yang Gue Punya?

“Jadi gini ya rasanya bangkrut.” Rama menendang kaleng kosong di trotoar yang sepi karena sudah larut malam.

“Emang gimana?” tanya Dita yang sedang duduk di atas salah satu anak tangga masuk gedung di dekat Rama.

“Ya gini, bingung. Mau ke mana rasanya ga nyaman. Ga megang duit. Serba salah.” jawab Rama.

“Tapi kan loe ga bangkrut-bangkrut banget kali Ram.. loe masih punya flat yang ditinggalin, masih punya motor yang bisa dipake jalan dan cari prospek bisnis baru, dan yang paling penting…” Dita diam sejenak sebelum melanjutkan kata-katanya.

Rama menunggu sambil menatap Dita yang tersenyum.

“…Loe masih ada komputer dan juga koneksi internet. Itu kan bisa jadi peluang bisnis baru. Udah sering denger kan orang bisa ngumpulin duit dari internetan?”

“Iya sih..” jawab Rama. “Tapi buat gue, kalo ga ada duit cash sama sekali, ya semua itu sama aja boong.”

“Lho, kenapa?”

“Yah.. kalo ga punya duit, gimana gue bisa bayar flat? Bisa bayar tagihan? Bisa beli makanan? Bisa beli bahan bakar? Dan lain-lain?”

“Umm..” gumam Dita.

“Lama-lama, semua itu bakal gue jual, gue duitin, supaya gue bisa idup, bisa terus napas, sambil nyari-nyari peluang bisnis itu.” Rama melanjutkan.

Dita menatap sahabatnya yang sedang putus asa. Ingin rasanya ia memeluknya, tapi ia bertahan karena ia tahu saat ini yang Rama butuhkan adalah orang yang mendengarnya. Membiarkannya berbicara. Membiarkannya mengeluarkan segala keluhannya setelah mendapat kabar kurang menyenangkan jika bisnisnya mengalami bangkrut.

“Kalo semua itu udah ga ada? Apalagi yang gue punya?” Rama bertanya.

“Ya… loe punya gue, Ram.” jawab Dita segera.

One thought on “Short Story #129: Apalagi Yang Gue Punya?”

  1. Ceritaeka says:

    Flirting in a soft way 😉
    smoooth 😀

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: