Browse By

Short Story #124: How Lucky You Are

Fira tengah duduk membaca buku di kursi taman, sambil sesekali memperhatikan Ella, putri kecilnya tengah bermain-main sendiri di dekatnya. Memang, siang itu begitu banyak sekali orangtua yang mengajak anaknya bermain-main di taman kota karena cuacanya nyaman.

“Berapa umurnya?” tanya seorang wanita yang sudah berdiri di sisi lain kursi panjang tempat Fira duduk.

Fira menoleh, dan mendapati wanita tersebut tengah berdiri sambil melihat ke arah Ella. Sekilas ia  hendak waspada, namun terbersit sekilas bahwa ia pernah melihat wanita itu dulu dan rasa waspada itupun hilang.

“Beberapa bulan lagi mau dua tahun.” jawab Fira santai.

Wanita itu tersenyum. Sambil masih menatap ke arah Ella, ia duduk di area kursi di samping Fira. “Pasti lagi lucu-lucunya ya..”

“Setiap hari malah..” Fira menyetujui. Seketika, Ella yang tengah duduk di atas rumput menoleh ke arahnya dan melambaikan tangannya yang langsung dibalas oleh Fira.

“Manis banget..” wanita itu berkomentar lagi. “Seperti ibunya, ya.”

“Makasih..” jawab Fira. Dalam hatinya ia penasaran ingin tahu lebih jauh tentang wanita itu, meski ada sebagian sudut benaknya mengatakan bahwa ia pernah mengenalinya di suatu tempat.

“Papanya ga nemenin main?” tanya wanita itu, kali ini ia menoleh ke arah Fira sehingga Fira bisa melihat wajahnya dengan jelas.

“Papanya masih on the way.” jawab Fira. “Kita pernah ketemu ga, ya?”

Wanita itu tak menjawab melainkan kembali menatap ke arah Ella yang tengah bermain-main kembali di atas rumput.

“Mungkin…” jawab wanita itu kembali setelah beberapa saat sambil kemudian berdiri. “Terima kasih ya..”

“Terima kasih?”

“Iya, udah jawabin pertanyaan saya dan ga ngelarang saya buat ngeliat dia sedeket ini.” ucap wanita itu.

Fira tak merespon. Dahinya berkerut.

“I should be going.. Good bye..” wanita itu menambahkan sambil kemudian beranjak menjauh meninggalkan kursi tempat Fira duduk.

Belum habis rasa penasaran Fira terhadap wanita misterius itu, Fira mendapati secarik amplop putih tertinggal di sisi kursi tempat wanita tersebut duduk. Ia hendak memanggil atau mengejar, tapi ia tak ingin meninggalkan Ella yang sedang asyik bermain.

Diliputi rasa penasaran yang memuncak, Fira menarik amplop putih tersebut, dan mendapati selembar surat kecil dengan tulisan tangan di dalamnya.

“How lucky you are to have a beautiful child with Bagas. Sampaikan salam saya untuk dia, ya..” begitu tulisan di dalam surat tersebut.

Fira terkesiap mendapati nama suaminya tertulis di surat tersebut, dan beberapa fragmen ingatan mengenai wanita tersebut muncul di benaknya.

3 thoughts on “Short Story #124: How Lucky You Are”

  1. Oom Yahya says:

    Hmmmm, ini pasti pengalaman pribadi

    1. Billy Koesoemadinata says:

      pengalaman pribadi Fira kali ya oom..

  2. knia_hesperos says:

    Endingnya Gaa ngerti. Siapa wanita beramplop putih itu? Ex GF nya bagas kah?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: