Browse By

Short Story #122: Apa Yang Kamu Cari?

“Rumah, kendaraan, karir, semuanya kamu punya. Apalagi yang kamu cari?” pertanyaan itu terlontar begitu saja dari mulut Lina ditujukan ke Arya, rekan sekerjanya.

Arya yang sedang menatap komputernya, berhenti sejenak dan memutar kursinya. Ia menghadap Lina yang ternyata sudah menghadap ke arahnya sejak tadi.

“Berat amat pertanyaan kamu sore ini.” jawab Arya santai. “Ngopi, yuk!”

Lina menggeleng sambil menahan Arya agar tak beranjak dari kursinya.

“Jawab dulu pertanyaanku.” Lina meminta.

Arya kembali duduk di kursinya. Mencoba santai dan menarik napas.

“Kenapa kamu nanya gitu? Tumben..” respon Arya.

“Ya.. aku penasaran aja sih. Ga boleh?” tanya Lina lagi.

“Boleh sih.. Tapi…”

“Kamu ga suka aku nanya-nanya hal macam gitu? Terlalu pribadi ya buat kamu?”

“Bukan.. bukan gitu..” Arya segera merespon. “Cuman..”

“Kamu suka sama cowok, ya?” Lina menebak.

“HAH?!” Arya kaget dan sedikit berteriak yang langsung mengagetkan Lina di kubikel yang diisi mereka berdua.

“Ups..” Lina merespon pelan dengan muka datar sambil langsung berbalik lagi ke mejanya.

Arya menarik kursinya mendekati Lina, dan memutarnya hingga mereka berhadapan kembali.

“Aku straight. Aku cuma lagi nunggu aja sih tepatnya. Bukan nyari.” Arya memberitahu.

“Apa? Wanita sempurna?” Lina menebak lagi.

Arya tak menjawab.

“Kamu tahu ga sih, kalo wanita sempurna itu bisa jadi juga nyari pria sempurna buat dirinya? Dan, bisa jadi saat kamu nemu wanita sempurna, dia justru belum nemu pria sempurna di diri kamu?”

Arya lagi-lagi tak menjawab. Ia menarik napas.

“Kalo gitu, aku cuman bisa ngomong seperti ini… ‘Aku mungkin bukan pria yang sempurna, tapi perasaanku ini sempurna untukmu..’” jawab Arya.

“Wah.. beruntung banget wanita yang bakal dapet kata-kata seperti itu, ya..” Lina merespon datar.

“Iya.. dan harusnya sih itu kamu..” ucap Arya.

“HAH?!” giliran Lina yang berteriak kaget.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: