Browse By

Coaching Menulis #013: Kenapa Menulis?

Melalui materi ke-13 ini, saya dengan resmi memulai angkatan kedua dalam Coaching Menulis yang saya sediakan lewat program Coaching 101 di blogs http://billykoesoemadinata.wordpress.com. Angkatan kedua ini akan berjalan selama kurang lebih 1-3 bulan sesuai dengan durasi pilihan materi yang dipilih oleh peserta Coaching 101.

Menulis adalah sebuah kegiatan menciptakan karya. Melalui karya tulisnya, pencipta yang merupakan penulis tersebut akan menyalurkan apa yang ada di dalam pikirannya. Entah itu apa yang ingin ia perdengarkan, atau apa yang ingin orang lain dengar. Tentu, pilihan tersebut akan mempengaruhi tulisan yang akan dibuat nantinya.

Coaching Menulis #013: Kenapa Menulis?

Mengetahui alasan utama untuk melakukan kegiatan menulis, memang tidak terlalu penting. Kenapa? Karena terkadang sebuah kegemaran tidak memerlukan alasan pasti untuk menjadi landasannya. Akan tetapi, jika kita mengetahui apa sebab kita menulis, tentunya akan membuat kegiatan menulis menjadi lebih menyenangkan dan bukan tidak mungkin akan lebih digemari.

Untuk sebagian orang, menulis adalah pilihan hidup yang -meski sulit- tetap akan dijalani dengan sepenuh hati. Untuk sebagian lagi, menulis adalah sumber penghidupan utama. Sementara untuk sebagian lainnya, menulis berarti membuat sebuah warisan yang berguna untuk generasi selanjutnya. Apapun alasan dan juga motivasi utama dalam menulis, pastikan dalam konotasi positif.

Beberapa saat yang lalu, saya sempat meminta beberapa orang yang mengirim e-mail kepada saya – menyatakan keikutsertaan mereka di Coaching Menulis yang saya lakukan melalui blogs ini dan juga e-mail, untuk menuliskan apa alasan mereka menulis. Dan, alasan mereka menulis pun beragam. Tapi ada satu benang merah yang saya tangkap, yakni keinginan untuk memiliki keahlian dalam membuat tulisan, yang isinya bisa berupa isi pikiran mereka, ataupun opini mereka.

Memulai

Sekarang, yang agak sukar dari sebuah menulis akan dimulai. Yakni, permulaan dari sebuah menulis. Iya, memulai menulis adalah sebuah hal yang cukup sukar bagi beberapa orang. Jujur, saya sendiri terkadang sulit dalam memulai sebuah tulisan baru. Tapi kemudian, halangan di awal tersebut janganlah dijadikan hambatan sehingga enggan menulis, dan jadikanlah halangan tersebut sebagai sebuah tantangan.

Memulai sebuah tulisan bagi saya, dapat dilakukan dengan mengerti apa yang akan saya tulis. Apa yang nantinya akan saya masukkan ke dalam tulisan. Membuat ide, topik, merangkai kerangka, dan lain-lain termasuk ke dalamnya. Tapi, untuk mudahnya mari kita menyederhanakan saja. Yakni, dengan memastikan satu ide utama dalam sebuah tulisan yang tentunya didasari oleh alasan utama kita menulis.

Contoh

Mendapatkan ide utama untuk sebuah tulisan yang akan dimulai lagi-lagi akan saya bilang itu sangat mudah. Hal tersebut telah saya terangkan di materi Coaching Menulis #001. Silakan dibaca-baca kembali.

Kesimpulannya adalah ketika kita ingin menulis atau membuat sebuah tulisan, pastikan alasan utama kita untuk menulis telah kita mengerti dan pahami. Karena, alasan utama tersebut dapat menjadi sebuah motivasi terbaik.

Nah sekarang, apa alasan Anda untuk menulis?

Tugas:

Dapatkan sebuah ide tulisan yang ingin Anda kerjakan selama Coaching Menulis ini berlangsung. Untuk yang memilih materi penulisan umum, durasi Coaching Menulis akan berlangsung selama kurang lebih 3 bulan. Dan, untuk materi jurnalistik/investigasi, maka durasinya adalah selama 1 bulan.

NB: Berikut adalah nama-nama peserta Coaching Menulis angkatan 2: Jerry Gogapasha, Rani Amelia, serta Mufti Nur Ichrom.

Bagi yang belum terdaftar, mohon bersabar untuk angkatan berikutnya ya.

5 thoughts on “Coaching Menulis #013: Kenapa Menulis?”

  1. Pingback: Belajar Menulis Efektif « Wortel Sehat
  2. Trackback: Belajar Menulis Efektif « Wortel Sehat
  3. Mamat says:

    sy cm mau tny
    apakah memiliki cita2 menjadi penulis bg seorang lulusan smp spt saya adalah hal yg masuk akal?

  4. Jerry Gogapasha says:

    siap… saya sudah sedia bulpen dan buku tulis. 😀

  5. Wahid says:

    Salam kenal saja. Aku ingin sekali bisa menulis dengan baik.

  6. Pingback: Coaching Menulis #014: Konsistensi « Billy Koesoemadinata
  7. Trackback: Coaching Menulis #014: Konsistensi « Billy Koesoemadinata

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: