Month: February 2017

Short Story #336: Sunyi

TOK! TOK! Pintu apartemen Alvin diketuk dari luar. Alvin yang sedari tadi hanya diam tanpa suara di kursi santai menghadap balkon, berdiri dengaan enggan lalu menghampiri pintu. Membukanya. “Hei..” Jessica menyapa. “Tumben ke sini ga bilang-bilang dulu?” Alvin bertanya tanpa beranjak dari pintu yang setengah terbuka. “Lagi di sekitaran aja. Sekalian aja mampir.” Jessica berkilah. Alvin

Short Story #335: Teman Adalah..

“Just in time.” Arum berkomentar setelah berjalan agak cepat dari pelataran bandara ke kursi duduk di luar meja check-in. Wita, teman kecilnya yang sudah sedari tadi di bandara, lalu berdiri dan memeluknya. “Good to see you.” “Aku lebih seneng lagi.” Arum memberitahu. Lalu ia celingak-celinguk melihat sekitar Wita yang hanya ada koper dan tas. Tentunya,

Short Story #334: Apa Masalahnya?

“Jadi maumu apa, sih?” Lena menjerit putus asa setelah terus-menerus adu argumen dengan Tristan. Bukan hari ini saja, tapi sudah sejak berhari-hari yang lalu. Tentu, dengan jeda yang tak bisa dijelaskan di antara keduanya. “Kamu udah tau apa mauku.” Tristan menjawab singkat. “Kalo aku bilang ga bisa?!” “Kamu harus kasitau aku kenapa ga bisa?” “UDAAAAHHH…” Lena

Short Story #333: Gone

“Hei.. udah lama?” Sarah bertanya sambil meletakkan tasnya di kaki-kaki kursi. “Engga, baru juga lima belas menitan.” Intan menjawab sambil menyesap kopinya. “Kamu mau pesen dulu?” “Gampang lah. Ntar aja.” Sarah menjawab lalu mengeluarkan ponsel dan dompetnya dari tas dan disimpan di atas meja. “So.. ada kabar apa, nih? Kok kesannya misterius, dadakan, dan buru-buru?”