Month: March 2015

Short Story #264: Ringback tone

Ponsel Derrick berbunyi di atas meja kecil samping sofa. Sambil malas-malasan, Derrick melihat sejenak ke arah layarnya, lalu melihat sebuah nomer yang belum ada di daftar kontaknya. Pasti sales kartu kredit nih. Derrick menyimpan ponselnya lagi dan membiarkannya untuk berbunyi terus menerus, sampai kemudian mati sendiri. Kalo bukan sales dan emang beneran perlu gue, pasti

Short Story #263: Di Dapur

“Jaman makin berubah ya. Apalagi soal perempuan.” celetuk Galih saat menunggu bus di halte kampusnya. Ratna yang duduk di sampingnya mengernyit. Ia tidak sedang curi dengar karena kebetulan sedang duduk di sebelah Galih, karena memang ia dan Galih terbiasa untuk ke kampus bersama-sama. “Maksudmu?” Ratna penasaran. Galih menurunkan koran yang tengah dibacanya. “Ya ini.. sekarang perempuan

Short Story #262: Ramalan

“Abang lo jago ramal, ‘kan ya?” Syarifah bertanya pada Tika saat sedang berkunjung di rumahnya. “Iya. Kenapa, mau diramal?” Tika bertanya balik tanpa memalingkan mukanya dari buku yang tengah dibacanya. “Mau dong.” Syarifah tertarik. “Gih, minta diramal sendiri sama orangnya. Mumpung dia lagi ada di rumah. Jarang-jarang lho dia ada di rumah siang gini.” Tika

Short Story #261: Hadiah Ulang Tahun

“Met ultah, ya Ben.” Rara mengucapkan selamat sambil memberikan sebuah bingkisan berukuran besar pada Beni. “Wah, makasih Ra. Gue ga nyangka lo inget sama ultah gue, pake acara ngasih kado segala lagi.” Beni menerima bingkisan sambil tersenyum. “Sama-sama, Ben. Mudah-mudahan lo suka sama hadiahnya. Gue spesial nyari hadiah sesuai request lo. Yaitu, mau hadiah yang

Short Story #260: Display Name

“Hai, semalem temen-temenku ngeganti display name semua contact di hapeku. Bisa ga kamu jawab message ini dan kasitau ini siapa? Aku ga bisa identify karena ga hapal semua nomer hape. Makasih. – Dan. Sebuah pesan singkat baru masuk ke dalam ponselnya Mimi. Ia melihat pesan serta nama pengirimnya “Dan”, lalu sejenak terdiam sambil teringat beberapa