Month: February 2015

Short Story #259: Hidup-Mati

“All those who live, shall die.” Maria menggumam pelan di dalam gelap. “Maria, hentikanlah ucapanmu itu.” Steffi merespon. “It’s not helping.” “What do you expect?” Maria langsung menjawab dengan nada suara meninggi. Dari balik gelap ia mendekati bagian ruangan yang disinari cahaya temaram lilin. “Aku expect kita semua bisa selamat.” Steffi menjawab segera. Emosi. Dadanya

Short Story #258: Nobody

“Ga pernah terlintas sedikitpun di pikiranku dulu, kalo aku bakal seperti ini sekarang.” Joko bergumam sambil merapikan setelan yang sudah ia kenakan sejak beberapa jam yang lalu. “Emang yang sering terlintas di pikiranmu, apa tho Mas?” Ana bertanya sambil melihat suaminya dari pantulan cermin tempatnya berias. “Ya bukan ini.” Joko menjawab. Singkat. “Yang bukan ini tuh,

Short Story #257: Sejarah Pemenang

“Keren, tim underdog bisa masuk ke final.” Dena berkomentar sambil menyiapkan kostum. “Kamu lagi ngomongin kita?” Astri menjawab sambil menyiapkan sepatu. “Ya, siapa lagi? Coba di awal-awal kompetisi, siapa sih yang nyangka kita bisa sampe babak final?” Dena menjawab. “Ga ada.” Astri menjawab. “Tapi aku emang pengen kita menang.” “Maksudmu, setelah sampai di final, jadinya

Short Story #256: Kemenangan

“Berhari-hari kalian nginep di lab, dan hasilnya cuma begini?” Francis, salah satu dosen senior di fakultas teknik mengomentari hasil kerja anak didiknya. “Ini baru purwarupa, Pak. Masih akan dikembangkan lagi, sesuai review hari ini.” Abdul yang menjadi team leader, menjawab. “Ga ada yang bisa di-review!” Francis langsung menjawab. Kecewa. Abdul dan yang lain terdiam. “Sudah,