Month: August 2013

Short Story #196: Friends

“Mama jadinya beli yang mana?” Rick bertanya dengan antusias setelah sedari tadi mendengarkan Sheila bercerita. “Mama jadinya beli yang warna oranye.” Sheila memberitahu sambil menyeruput kopinya. “Lah, kok bisa? Seinget aku Mama paling ga suka warna oranye. Buat apapun.” Sheila terkekeh. “Ya entahlah. Mungkin karena kemaren dia pikir coraknya yang paling bagus, ya yang warna

Short Story #195: Menghargai

“Soal Arya lagi?” Yasmin menebak sambil memberikan segelas teh hangat pada Stefi yang baru saja tiba lalu duduk di sofa apartemennya untuk kesekian kali dalam 3 bulan terakhir. “Iya.” jawab Stefi singkat dengan suara parau. Yasmin mendengus sementara Stefi meminum teh hangat untuk menghangatkan tenggorokannya. “Kali ini, kenapa lagi?” Yasmin mencaritahu. “Sepele.” jawab Stefi singkat.

Short Story #194: Let In

“She’s gone.” Mike berkomentar saat kembali mendapati Ferry tengah menatap foto seorang gadis. Kali ini, di ruang tengah apartemen mereka. “Iya, aku tahu.” Ferry menjawab tanpa mengubah posisinya. Tangannya masih menggenggam foto tadi. Mike membuka kulkas, mengeluarkan sebotol air minum, lalu melemparkan dirinya ke sofa di depan Ferry. “You should’ve moved on. Just like her.”

Short Story #193: Perempuan Lain

Natalia memandang wajah suaminya lekat-lekat sambil mengumpulkan keberanian untuk menanyakan hal yang sudah beberapa bulan ini mengganggunya. Kenapa suamiku begini, ya? “Honey..” Natalia memanggil suaminya yang sedang tiduran di pahanya sambil menonton TV berdua dengannya. “Hmm..” Peter, suaminya menggumam tanda merespon. “Aku mau tanya sesuatu sama kamu.” “Ya tanya aja.” Peter menjawab tanpa mengalihkan pandangannya