Month: May 2013

Menyimpan di Banyak Kantong

“Simpanlah di banyak kantong, untuk berjaga-jaga.” Pepatah di atas, seringkali diucapkan terkait dengan keuangan atau dana yang dimiliki. Pengertiannya secara sederhana adalah, untuk berjaga-jaga apabila terjadi sesuatu pada sebuah “kantong” dana, maka “kantong” lainnya tidak akan dipengaruhi. Pengertian lebih lanjut, juga bisa diartikan sebagai investasi, ataupun sebagai back up – sebagai cadangan. Pengertian pada praktiknya,

Short Story #183: Relatif

“Semua hal di dunia ini relatif.” Ali memberitahu. Rara sejenak berhenti mengerjakan tugas kuliahnya, dan mulai menatap Ali yang sedang menatapnya sedari tadi di meja kantin. “Jangan bilang kamu mau jelasin lagi soal teori ilmiah fisika atau apalah sejenisnya itu, ya..” Rara mengingatkan. “Iya. Aku ga jelasin soal teori ilmiah fisika atau apalah sejenisnya itu..”

Short Story #182: Awards

“Pernah kepikir buat pengen dapetin sesuatu yang belom didapet?” Karin bertanya tiba-tiba di dalam mobil yang sedang melakukan perjalanan Jakarta-Bandung. “Maksudmu?” Tito bertanya balik sambil masih berkonsentrasi terhadap jalan tol. “Ya… mungkin ada keinginan atau mimpi yang belum tercapai, gitu?” Karin menjelaskan. Tito tersenyum kecil. Matanya masih menatap jalan tol yang dipadati kendaraan, namun sudut

Bagaikan Mendapat FC Barcelona Dalam Genggaman Tangan

Bagaimana mendefinisikan sebuah klub sepakbola bertaraf dunia? Pemain dengan level permainan internasional? Prestasi mentereng di liga lokal, regional, hingga internasional? Atau pelatihan dan manajemen yang baik sehingga bisa menciptakan sebuah brand yang digdaya di seluruh dunia? Semua definisi itu benar adanya. Dan akan lebih lengkap lagi saat klub sepakbola tersebut memiliki fanbase di seluruh dunia.

Short Story #181: Delivery

“Udah makan, belum?” Jeremy bertanya membangunkan Clara yang tertidur di sofa. Clara tak langsung menjawab. Ia bergerak-gerak menggeliat sambil mengusap-usap matanya. Lalu menguap. “Udah makan, belum?” Jeremy bertanya lagi. “Belum.” Clara akhirnya menjawab dengan suara serak, sambil mendudukkan dirinya di sofa. Jeremy berdiri dari sebelumnya duduk di sandaran sofa. Sejak tiba di apartemen, ia langsung

Short Story #180: Karena Ibumu Yang Minta Begitu

“Gimana? Masih belum ada gambaran?” Teddy bertanya pada remaja yang sedari tadi bolak-balik membuka berbagai foto. “Gambarannya masih sama. Ga jelas.” Mila menjawab. “Padahal aku udah kasih semua foto-foto yang paling bagus yang pernah aku punya.” Teddy memberitahu sambil menyerahkan lagi tumpukan foto-foto yang ia punya. Kebanyakan foto-fotonya adalah gadis kecil – dirinya, dan seorang