Month: July 2012

Short Story #133: Seumur Hidup

“Pah..” Vina memanggil Teguh, ayahnya di suatu pagi yang hening. Ayahnya yang tengah membaca koran di teras menoleh sebentar kepadanya. “Kenapa, nak?” tanya Teguh. “Sini.. duduk di samping Papah..” Tanpa perlu berlama-lama, Teguh dapat menebak jika Vina hendak berbagi cerita dengannya. Sudah bisa ia lihat dari raut muka Vina, meski dalam sekali toleh saja. “Aku…

Short Story #132: Where Were You?

“Kamu terlambat. Banget.” Jenny memberitahu lelaki yang baru saja membuka pintu di depannya, dari sofa nyamannya di ruang tengah yang tak memiliki batas nyata dengan pintu depan. “Iya, aku tahu. Maaf.” jawab Brian sambil meletakkan mantelnya di balik pintu, dan membuka sepatunya. “Satu jam lebih aku nunggu di resto itu, dan kemudian aku diminta pergi

Short Story #131: Di Hatimu

“Kamu pulang masih lama, ya?” ucap Dian sambil menggigit bibir bawahnya. “Iya.” jawaban singkat dari lelaki yang tengah bercakap-cakap dengannya sejak belasan menit yang lalu. “Sudah kubilang kan dari minggu lalu?” “Iya, aku tau. Aku cuma mau mastiin aja. Siapa tau tiba-tiba kamu bilang pulangnya lebih cepet.” Dian menjelaskan. “Ya.. sejauh ini belum ada perubahan

Belajar dari Singapore

Pernah lagi buru-buru mau ke suatu tempat dengan berjalan kaki, tapi terhambat saat di eskalator? Atau, pernah lagi anteng-antengnya bawa kendaraan dan tiba-tiba harus mengerem mendadak karena ada yang nyelonong nyeberang? Atau ini, pernah mau turun dari kereta (dalam kondisi yang tidak berjejalan), tapi ga bisa keluar dan justru makin kedorong masuk kereta walaupun sudah

Short Story #130: Nyesel

“Once you’ve put a sign on this, it will be set.” Nadya memberitahu sambil menyodorkan secarik kertas berisikan beberapa nomer dan kalimat panjang. “Sebentar, aku baca dulu.” jawab Fernando sambil langsung membaca kertas yang disodorkan Nadya. “Semuanya masih sama, ga ada yang berubah dari kesepakatan kita.” Nadya memberitahu lagi. Fernando sesaat melirik ke arah Nadya

“New” Marketing Strategy of Motion Pictures (Movie, Film)

Pernah mendengar Omni Corp? Atau pernah mendengar Umbrella Corporation? Kedua nama tersebut adalah nama perusahaan. Dan, bagi para penggemar film ataupun games, tentu tahu jika kedua nama tersebut hadir di game-game ternama. Terlepas dari keberadaan nama perusahaan serupa di dunia nyata, namun kedua nama perusahaan tersebut kini memiliki bentuk “nyata” di dunia maya (internet). Mau

Short Story #129: Apalagi Yang Gue Punya?

“Jadi gini ya rasanya bangkrut.” Rama menendang kaleng kosong di trotoar yang sepi karena sudah larut malam. “Emang gimana?” tanya Dita yang sedang duduk di atas salah satu anak tangga masuk gedung di dekat Rama. “Ya gini, bingung. Mau ke mana rasanya ga nyaman. Ga megang duit. Serba salah.” jawab Rama. “Tapi kan loe ga

Mungkinkah Summer yang Spectacular di Hong Kong?

Pertama kali tau Hong Kong, ya dari film-film Mandarin rilis dari Hong Kong. Sebut aja, mulai dari God of Gambler-nya Chow Yun fat-Andy Lau, sampe Young & Dangerous-nya Ekin Cheng (eh bener ga sih film ini settingnya di Hong Kong? 😛 ). Dan, saya pun mulai makin kagum sama wilayah otorita khusus RRC itu setelah

Short Story #128: Support

“Kenapa harus?” Rizky bertanya ke Mita, kekasihnya. “Karena harus.” jawab Mita singkat. “Kenapa?” “Karena aku pengen.” “Emang udah tau konsekuensinya?” tanya Rizky lagi. “Aku tau. Makanya aku mau dari sekarang siap-siapnya. Supaya nanti pas udah waktunya, aku udah siap.” “Emang kapan waktunya itu?” tanya Rizki lagi. “Ya nanti, mungkin 2-3 bulan lagi.” jawab Mita. “Dari

Short Story #127: Terbaik

“Kamu jadi?” Tamara bertanya Toni saat ia membuka pintu apartemen dan mendapati Toni sedang membereskan perlengkapannya. “Aku ga bilang engga, ‘kan?” jawab Toni sambil menoleh sejenak, namun tidak menghentikan aktivitasnya. “Oh.. aku pikir tadi udah ngerti maksud aku apa.” celetuk Tamara sambil menutup pintu, lalu melempar kunci dan duduk di sofa. Toni berhenti sebentar sambil