Month: January 2012

Short Story #89: Pantangan

“Pengen deh gue kaya’ loe, Ra.” kata Venny tiba-tiba. Ira yang sedang membaca buku pelajaran sambil menunggu guru masuk ke kelas, melirik sedikit ke teman sebangkunya itu. “Pengen gimana, Ven?” tanya Ira datar. Venny mengubah posisi duduknya. “Gue pengen banget kaya’ loe, punya badan kecil, jadi gampang kalo mau cari baju, dan ga susah kalo

Short Story #88: Modal Kwaci

“Heran gue, tiap kali ke rumahnya cewek gue, pasti diusir sama bokapnya. Katanya, gue ga pantes lah, ga selevel lah, ga cukup modal lah..” omel Rama sambil melempar jaketnya ke sofa, lalu berbaring di atasnya. Indra, teman sekosnya pun penasaran. “Ga modal gimana maksud loe? Emang tiap kalo loe ke sana ga ngejinjing apa gitu

Short Story #87: Posisi

“Aneh rasanya kalo kita tau bakal dapet sesuatu yang ga ngenakin, tapi ga punya cara buat ngehalau itu.” Tasya berceloteh saat Romi masuk ke ruang belajar yang biasa digunakan kelompok mereka, dan duduk di depannya. “Gimana? Gimana?” tanya Romi sambil menyimpan tas dan menyimak Tasya. Tasya menggeser laptopnya sedikit ke arah kiri, lalu menatap Romi

Short Story #86: Secret Admirer

Short Story #86: Secret Admirer Sore itu hujan. Rintik-rintik namun deras. Ingin rasanya Sheila berlari menembus hujan, mencegat bus kota, dan segera menuju stasiun kereta terdekat dari kantornya. Tapi, ia tak melakukannya. Ia memilih diam di balik hening kantornya. Di balik jendela di lantai 17 gedung tempatnya berkantor. “Bentar lagi jam 7, lho.” suara di

Short Story #85: Tipe Yang Dicari

Ivan baru memutar kenop kompor untuk memasak, ketika pintu apartemennya diketuk. TOK! TOK! Segera saja Ivan mematikan kembali kompornya untuk membuka pintu sambil melihat ke jendela kecil untuk melihat siapa yang datang. “Masuk, ‘Wi.. Ngepas banget, loe kemari gue lagi masak.” ucap Ivan sambil membuka pintu. “Laper ga?” “Gue udah makan, ‘Van. Makasih.” jawab Dewi

Short Story #84: Motivasi Datang Undangan

“Sori, bukannya aku mau ngungkit, tapi nanti mas mau dateng?” tanya Dwi ke Imam, kakak lelakinya yang tengah menonton TV. Imam menoleh dari atas sofa yang empuk. “Iya dateng. Kenapa? Kamu mau bareng?” “Eng…” “Ya kalo mau bareng, bareng aja. Ajakin aja cowok kamu sekalian. Mobilnya masih muat, kok.” sambung Imam. “Lagipula ga perlu minta

Short Story #83: Mobil Baru

  “Susah amat beli mobil..” Doni menggumam sambil melihat-lihat iklan baris di surat kabar edisi terbaru. “Iya, biar seken juga tetep aja mahal ya itu mobil.” Karso menimpali. “Buat apa sih emangnya beli mobil? Bukannya nanti malah makin bikin macet jalanan?” Indra ikut merespon. Doni merendahkan surat kabar yang tengah dibacanya, lalu melihat ke arah

Short Story #82: Tahun Baru, Terus..?

“Lima menit lagi tahun baru, ya.” ucap Joan pelan. Walau sekelilingnya berisik, namun Adam yang tengah duduk di sampingnya mendengarnya. “Iya. Tahunnya udah ganti jadi 2012, deh.” jawab Adam. “Berarti nambah ya..” “Apanya?” “Angkanya. Umurnya. Usianya. Waktunya.” kata Joan sedikit tak berminat. “Ya namanya juga waktu, pasti terus bergulir, ‘kan.” respon Adam. Joan menghela napas.

Short Story #81: Momen

“Gimana taun baru kemaren? Seru?” tanya Arthur pada Mala ketika baru sampai di kantor. Mala yang sudah lebih dulu tiba di kantor, hanya melihat sebentar ke arah Arthur lalu kembali membereskan beberapa berkas di atas mejanya. “Okay, no answer means not good.” Arthur menyimpulkan sendiri sambil langsung menuju meja kerjanya. “Kenapa berkesimpulan begitu?” Mala tiba-tiba

Short Story #80: Seperti Angin

“Why do you love Randi?” tanya Ariana di satu sore yang dihiasi rintik hujan. Julia yang tengah memilih-milih baju di sebuah factory outlet, berhenti sejenak dan melihat sahabatnya. “Because, I do.” Ariana mengubah posisinya yang semula berdiri, hingga kemudian bersandar ke dinding. “Itu aja?” tanya Ariana. Julia memutar matanya dan menatap sahabatnya tersebut. “Iya. Emang