Month: August 2011

Short Story #36: Pernah

Abdul berjalan penuh semangat menuju The Attic Cafe. Tempat yang menjadi meeting point untuknya, dan seseorang yang ada di hatinya. Perjalanan darat selama 7 jam yang baru ia jalani tak ia rasakan lelahnya. Semua demi dia, sang pujaan hati. Pintu cafe Abdul buka dengan tanpa ragu dengan tangan kirinya. Tangan kanannya ia gunakan untuk menahan

Short Story #35: Cerita Maria

“Thanks for the coffee.” Maria akhirnya berkata setelah diam cukup lama. “Sip. Thanks juga udah mau nemenin aku ngobrol, cerita ini-itu.” jawab Dedi tanpa mengalihkan pandangan dari jalan raya. Lalu hening. Lagi. “Jalanan selalu sesepi ini ya kalo malem?” tanya Dedi sambil sedikit menoleh ke arah kiri. Mencoba melihat Maria di dalam keremangan lampu jalan.

Short Story #34: Kangen

“Udah lama juga ya sejak terakhir kali..” Leni menatap Andre di depannya. “Emang, ya?” Andre balik bertanya dengan nada datar. Nada tak peduli tersirat di ucapannya. “Iya Ndre, setaun ada kali.” ujar Leni. “Hmm..” Andre menggumam. Memainkan bola matanya menatap langit-langit cafe. Diam-diam Leni menatap Andre. Memperhatikan lelaki yang pernah ada di hatinya. “Seingatku kamu