Short Story #301: Unsettled

“Jangan gitu, dong. Aku mau berangkat lho, ini.” Gary memohon dari balik pintu yang terkunci.

“Suka-suka aku, dong!” Lily menjawab sambil merajuk di atas ranjangnya di dalam kamarnya.

“Ayo buka dong, pintunya. Kita bicarain sampe tuntas.” Gary memohon lagi.

“Ga mau!”

“Ayo dong…” Gary memohon. “Aku ga bisa nih pergi ninggalin kamu kalo masih ada yang ganjel gini. Bikin perasaan ga tenang.”

“Trus kalo kamu pergi, kamu pikir perasaan aku bakal tenang?”

Gary menarik napas. Ia memikirkan harus memohon seperti apa lagi agar Lily mau membuka pintu dan menyelesaikan perselisihan yang terjadi.

“Come on… I can’t go if there are things between us unsettled.” Gary memberitahu.

“I’m going to keep it unsettled, so you won’t go!” Lily berteriak dengan suara parau karena ia mulai menangis.

Gary terdiam. Perlahan ia meninggalkan pintu kamar Lily.

NB: terinspirasi dari salah satu adegan di film Interstellar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *