MOTIVASI! Hal Terpenting Ketika Menulis

Yah, benar sekali. Motivasi adalah hal terpenting yang harus kita miliki ketika kita menulis. Karena, jika tidak memiliki motivasi, tak jarang tulisan kita berakhir dengan tidak akan pernah selesai. Bahkan parahnya, sudah berakhir meski belum dimulai.

Maksudnya gimana sih?
Oke, baca terus tulisan ini.

Tak jarang, ketika kita mulai menulis, ada dorongan menggebu-gebu dalam diri kita untuk menulis sesuatu tersebut. Dan kemudian, dorongan tersebut mulai menurun, dan akhirnya hilang sama sekali ketika kita menulis. Banyak hal yang bisa menjadi penyebab mengapa dorongan tersebut menghilang. Namun, hal tersebut akan dibahas di lain kesempatan.

Nah, dorongan tersebut punya nama lain. Yaitu, motivasi. Motivasi adalah dorongan yang membuat kita ingin menulis. Motivasi adalah dorongan yang membuat kita ingin menuntaskan tulisan – mengakhirinya dengan baik-baik, dan bukannya tidak selesai. Motivasi, adalah dorongan untuk menghasilkan karya tulis yang baik.

Trus? Oke, kita emang perlu motivasi. Emangnya, bisa didapetin gitu aja? Gue ‘kan orangnya moody.

Motivasi adalah hal yang bisa didapatkan kapan saja, di mana saja, dan – ini yang terpenting – bagaimana pun caranya! Kenapa saya bilang demikian, karena motivasi tidak akan hadir ketika dia diinginkan untuk hadir. Motivasi justru hadir, karena dia PERLU hadir! Motivasi hadir, karena dia HARUS hadir! Sebuah tulisan yang baik, tentunya PERLU dan HARUS memiliki motivasi. Itulah makanya, sifat seseorang yang moody sekalipun bisa mendapatkan motivasi untuk menulis.

Maksudnya?

Jadi seperti ini. Motivasi yang baik tidak hanya hadir, tapi juga harus kuat. Itulah makanya saya menyebutkan HARUS dan PERLU untuk sebuah motivasi. Karena dengan mengucapkan HARUS dan PERLU dengan kuat, berarti kita secara tidak langsung mengirimkan pesan tidak langsung ke alam bawah sadar kita untuk memiliki motivasi. Dan, biasanya alam bawah sadar kita akan merespon pesan tersebut, yang ujung-ujungnya membuat motivasi kita menjadi lebih kuat! Hal ini sudah saya terapkan ke diri saya pribadi – meski sempat juga down beberapa saat, sehingga motivasi tersebut hilang. 😀

Jadi intinya, menulis tanpa motivasi, sama dengan menulis di awang-awang. Menulis tanpa motivasi, sama dengan menulis di dalam pikiran. Hanya bisa mikir tanpa mau melakukan. Menulis tanpa motivasi, sama dengan menulis terus-menerus tanpa ada tujuan dan menulis seenaknya saja.

Jadi? Menulislah dengan MOTIVASI!

Spread the love

A happy family-man. Lives in Jakarta. Currently working in advertising, marketing, communication, social media, & strategic planning.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


8 × seven =