RSS Feed

Mengapa “Harus” #SaveKoprol?

April 9, 2012 by Billy Koesoemadinata

Bagi Anda yang ngefollow saya di twitter, semalam mulai periode jam 7 malam tentu menyimak beberapa twit saya “dihiasi” dengan tagar #SaveKoprol (atau #savekoprol – sama saja). Beberapa followers dan juga kenalan saya langsung me-reply twit saya tersebut dan bertanya-tanya ada apa dengan Koprol – situs social media asli buatan Indonesia, yang “telah” diakuisisi Yahoo!. Kebanyakan, saya jawab dengan “ditakutkan koprol akan ditutup, silakan liat artikel lengkapnya di dailysocial.net”.

Trus, kenapa harus #SaveKoprol?

Jawabannya akan beragam.. tapi, beberapa pasti akan tertera seperti berikut.. Karena memang harus. Karena saya (kebetulan) adalah pengguna Koprol. Karena beberapa teman saya pengguna Koprol. Karena saya mendapatkan teman-teman baru melalui Koprol. Karena Koprol adalah hasil “kreativitas” sejumlah orang Indonesia dengan talenta yang mumpuni. Karena Koprol memiliki jutaan user. Dan yang paling penting adalah.. karena Koprol milik kita semua.

Iya, Koprol milik kita semua.

Dari mana saya yakin Koprol milik kita semua? Siapa kita yang dimaksud? Dan, mengapa harus dimiliki kita semua? Jawaban itu tentu akan relatif bagi setiap orang. Tapi buat saya sih, gampang aja. Karena saya dapat “sesuatu” dari Koprol. Saya yakin, setiap orang pun pasti dapat “sesuatu” dari Koprol. Entah itu teman, pertengkaran, diskusi, ilmu, sampai dengan foto-foto dan info lucu. Sehingga Koprol tak hanya memiliki usernya, melainkan juga usernya memiliki Koprol.

Dari keterkaitan bahwa saya mendapatkan “sesuatu” dari Koprol itulah, kemudian saya (dan mungkin user-user lainnya) memiliki kaitan erat dengan Koprol. Entah itu sekadar cek in, komen, scroll timeline, sampai dengan meramaikan hot tags (yang cukup everlasting adalah hot tags #pea :lol: ). Meski memang harus diakui bahwa beberapa bulan terakhir user-usernya kurang “aktif” menggunakan Koprol (termasuk saya), akan tetapi bukan berarti usernya lupa atau bahkan meninggalkan Koprol. Kalopun sampai meninggalkan, usernya meninggalkan untuk kembali lagi.

Iya, kembali lagi seperti beberapa hari terakhir ini…

Jika ditanya lebih jauh dan lebih detail mengenai apa “sesuatu” yang saya dapat dari Koprol.. contohnya seperti ini..

Dulu, di tempat kerja saya sebelumnya, berkat Koprol saya bisa kenal dengan beberapa teman “segedung” seperti Cakra, Yona, Miftah, dan beberapa lagi. Berkat Koprol pula, saya dapat tumpangan pulang setelah selesai menghadiri pbjogja 2010 lalu (thanks to Ardhis). Berkat Koprol pula, saya terbantu saat harus “berkeliling” di Bandung berkat teman-teman B_Kops seperti Mira, Fajar, dan lain-lain. Berkat Koprol saya bertemu lagi dengan teman-teman sealmamater yang ternyata masih satu angkatan seperti Erbe, dan Dhani. Berkat Koprol, saya mendapatkan beberapa pembaca (setia) short story saya. Dan, masih banyak lagi yang saya dapatkan berkat Koprol termasuk yang kurang nyaman seperti perdebatan tak henti-henti, users yang seenaknya add/approve place, dan lain-lain.

Tapi itu semua berkat Koprol…

Andai Koprol tidak (pernah) ada, semua yang saya dapatkan dari Koprol tentu tinggal sejarah, atau tak pernah terjadi sama sekali…

Jadi, ayo #savekoprol dengan semua upaya yang bisa kamu lakukan!


16 Comments »

  1. tiby ayu says:

    yea…. #savekoprol \(^o^)/

  2. mardee says:

    karena Koprol aku jadi ada bahan untuk posting! :))
    ada beberapa postingku yg isinya jalan2 bersama koproller.

  3. [...] as written here: http://billykoesoemadinata.com/mengapa-harus-savekoprol/ [...]

  4. genny says:

    koprol is the best!!
    karena koprol saya bisa kenal temen2 darimana aja..ga hanya sekota..kota2 yg lain..bahkan antar pulau (seluruh Indonesia) ^^,

  5. [...] Mengapa “Harus” #SaveKoprol? [...]

  6. Chic says:

    koprol mestinya ga usah di-Save, di-relauch aja jadi produk baru… IMHO sih.. :D

  7. @mardee wah.. keren.. jalan-jalan bareng koprolers.. saya kaya’nya belom pernah selain kopdar di tempat.. :mrgreen:

  8. @genny nah, ini success story lainnya.. :)

  9. @chic mari kita liat perkembangan situasi.. ;-)

  10. iren_nezya says:

    SETUJU BANGET sama kaka!!!
    Dari koprol aku juga banyak banget dapet pengalaman, dan tentunya banyak banget temen Ɣªήğ ternyata ¹ daerah @KebonJeruk + 1 kampus pula…
    Bagi aku, Koprol it’s very amazing!!! (ʃƪ˘˘,) (.˘˘ʃƪ)

  11. Natalia says:

    Billyyyyy….

    (Meski aku tahu-tahu dikit lagi ada sesuatu dengan Koprol) Tulisannya kok ngga menjawab “what is going on dengan Koprol sehinggal harus diselamatkan?”… My curiosity left unanswered ih.. hahaha..

    On the other hand, sejujurnya aku dengan Koprol ngga gitu ‘dekat’, membaca sharing kamu jadi membuka mataku terhadap “lost opportunities” I might have had in Koprol.. Thanks for sharing Bil :)

  12. @Chic:
    Kalau jadi produk baru, resikonya gede. Contoh: Friendster. Relaunch jadi jejaring game. Tapi siapa yang tau Friendster yang sekarang?

  13. agoestina leenda says:

    Yeeeaah…. #savekoprol *koprol never die*

  14. @nath we may not know “what (exactly) happens on Koprol”, but we do know one thing..
    Koprol is ours.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


8 − eight =

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>