Karunia

Tuhan memberikan setiap hamba-Nya hal-hal yang diperlukan oleh masing-masing. Hal-hal tersebut adalah pelengkap sekaligus juga amanah dan ujian yang wajib diemban oleh hamba-Nya tersebut. Dan yang sudah pasti, ketika Tuhan memberikan hal-hal tersebut kepada hamba-Nya, Ia sudah pasti Maha Tahu bahwa hamba-Nya tersebut mampu untuk menjalaninya dan layak untuk mendapatkannya.

Sama halnya ketika Tuhan memberikanmu, Nak. Anak kedua Papi dan Mami. Adik dari kakakmu.

Ketika pertama kali Papi dan Mami mengetahui bahwa sedang mengandung kamu, rasa bahagia menjalar ke sekujur tubuh. Kabar gembira ini pun disebarkan ke keluarga dan kerabat dekat. Papi dan Mami pun mulai mempersiapkan segala sesuatu untuk kelahiranmu, termasuk merencanakan hal-hal terbaik yang bisa kami lakukan untukmu.

Minggu demi minggu. Bulan demi bulan. Semua dilewati dengan tak sebentar. Ada beberapa momen ketika kamu masih di kandungan, Papi dan Mami begitu penasaran dengan seperti apakah kamu nanti. Apakah lelaki atau perempuan? Apakah lebih mirip Papi? Apakah lebih mirip Mami? Apakah akan mirip dengan kakakmu? Dan banyak pertanyaan-pertanyaan lain. Tapi semua hal yang membuat penasaran tersebut sirna sudah karena Papi dan Mami sadari hal yang menjadi prioritas, yakni kesehatan dan juga keselamatan. Baik kamu dan Mami.

Menjelang minggu-minggu terakhir periode kandunganmu, Papi dan Mami semakin memastikan semua yang dibutuhkan untuk proses kelahiranmu dan juga awal-awal setelah lahir sudah siap. Tentu ini kami pelajari juga dari proses kelahiran kakakmu.  Satu hal yang sudah pasti kami siapkan ketika sudah mengetahui jenis kelaminmu adalah nama. Sebuah nama yang kami harapkan menjadi doa untukmu maupun untuk Papi dan Mami.

Dan kemudian, engkau lahir. 3 Oktober 2015, jam 20:35 WIB.

Padamu, Nak, Papi dan Mami siap memberikan yang terbaik yang bisa kami lakukan sebagai orangtua. Tak lain karena Papi dan Mami inginkan kamu tumbuh kembang menjadi seseorang yang taat pada agama, seseorang yang cerdas, mampu membedakan hal baik dan buruk, seseorang yang bersemangat, yang dapat mewujudkan mimpi-mimpinya.

Papi dan Mami siap untuk hadir untukmu. Menjadi yang menarik tanganmu ketika kau terjatuh atau tertinggal, menjadi yang mendorongmu untuk maju ketika semangatmu menurun, menjadi pendengar yang baik ketika kau hendak bercerita, menjadi bantalan yang menenangkan sekaligus melentingkan jika kau terpeleset, dan, menjadi supporter nomer 1 untukmu.

Sebuah janji yang paling utama Papi ucapkan adalah, Papi akan berusaha untuk adil padamu. Berusaha untuk memberikan perhatian dan kasih sayang yang adil dengan kakakmu. Berusaha untuk memberikan semangat, dorongan, dan waktu yang adil dengan kakakmu. Berusaha untuk memberikan daya dan upaya yang adil dengan kakakmu.

Semua akan Papi dan Mami lakukan, karena engkau adalah karunia dari Tuhan. Sebuah amanah, sebuah titipan yang Papi dan Mami terima dengan suka hati, dan menyadari bahwa kamu harus mendapatkan yang terbaik yang bisa Papi dan Mami lakukan.

Spread the love

A happy family-man. Lives in Jakarta. Currently working in advertising, marketing, communication, social media, & strategic planning.

1 Comment

  1. selamat utk kelahiran anak keduanya mas, smoga tetep jd kebanggan ibubapaknya sampai dewasa nanti, amin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


− three = 3