GrabHitch: Pilihan Terbaru Untuk Perjalanan

Sebagai masyarakat Jakarta yang aktif untuk bepergian hampir setiap hari dan menggunakan moda transportasi yang berbeda-beda – kendaraan pribadi maupun juga umum, seringkali saya dihadapkan pada sulitnya mengatur waktu perjalanan. Baik itu waktu untuk berangkat/pulang, maupun waktu di perjalanan. Terutama di hari kerja (weekdays) Senin-Jumat karena jam kerja saya yang tidak seperti orang kebanyakan.

Bayangannya mudah saja: ketika orang lain berangkat kerja sekitar jam 6-8 pagi, saya justru jam-jam setelahnya. Selain karena jam masuk kantor yang memang beda, juga karena pagi hari saya masih harus mengurus keperluan anak saya yang mulai sekolah. Pun juga dengan pulangnya, ketika orang lain jam 4-6 sore sudah mulai beranjak pulang, saya justru jam-jam setelahnya. Perbedaan jam berangkat dan pulang kantor ini yang seringkali menyulitkan saya untuk mengatur waktu perjalanan. Imbasnya, sulit untuk mendapatkan moda transportasi umum yang nyaman dan aman karena tidak di saat peak hour (jam sibuk). Belum lagi perihal harga.

Aneh ya? Tenang, saya yang ngalamin sendiri juga udah berasa aneh kenapa di saat bukan peak hour justru susah dapetin transportasi.

Solusinya? Tentu dengan menggunakan kendaraan pribadi. Tapi ada kalanya saya juga capek terus-terusan nyetir atau bawa motor sendiri. Selain faktor lelah bekerja, juga kaya’nya asyik aja kalo berangkat ke kantor di pagi hari ga usah takut muka kusam dan keburu capek di jalan karena bawa motor, atau pulang ke rumah masih ada tenaga sisa bekerja yang kemudian bisa digunakan untuk bercengkrama dengan keluarga di rumah.

Di saat itulah kemudian saya mengetahui tentang GrabHitch dari Grab. Baik itu info dari kenalan, maupun juga dari notifikasi di aplikasinya Grab.

Alhasil, saya pun coba ngecek di app-nya dan udah ada opsinya. Info dari sana-sini, katanya bisa booking sebelum melakukan perjalanan. Sedikit penasaran, maka saya pun coba eksplorasi fitur tersebut. Contohnya hari Jumat ini, saya coba booking dari malam sebelumnya untuk dijemput dari area Kelapa Gading ke arah Perintis Kemerdekaan di jam yang sudah saya pilih. Sekitar Jumat pagi hari, ada notifikasi masuk berupa SMS dan juga melalui app-nya kalo udah ada Teman Tebengan yang ambil orderan saya. Praktis!

Jumat ini, di sekitar waktu dan tempat yang telah ditentukan, mas Jainal yang jadi Teman Tebengan GrabHitch saya kali ini pun jemput saya. Mudah pula ketemu sama dia, karena by default sudah ada foto dan nopol motornya. Jadi ga perlu cari-cari lagi. Juga foto saya ada di profil Teman Tebengan GrabHitch.

Setelah mas Jainal ngasih helm dan pastiin klik, jalanlah.

Di perjalanan, sambil sesekali menaikkan volume suara karena angin yang menderu, saya iseng deh nanya-nanya sama mas Jainal ini. S = saya, J = mas Jainal.

S: “Kenapa jadi Teman Tebengan GrabHitch, mas?”

J: “Ya lumayan ya Pak, buat nambah-nambah penghasilan setiap kali berangkat-pulang kerja.”

S: “Emang kerjanya di mana & jam berapa?”

J: “Di Rawamangun. Shift sore ke malam.”

Dalam hati saya mikir, ternyata ada juga yang mirip sama saya untuk urusan waktu perjalanan kerja. Mas Jainal ini ternyata kerja sebelum peak hours, dan pulang malam setelah peak hours lembur.

S: “Udah berapa lama mas?”

J: “Sebulanan, lah.”

S: “Biasa barengan ke arah mana aja?”

J: “Ya ga jauh-jauh dari jalur saya berangkat-pulang aja. Kelapa Gading, Rawamangun, Pulo Gadung, Sunter. Orangnya juga macem-macem, ada yang mau kerja, ada yang pulang kerja, pernah ada juga yang mau main ke Ancol tapi nyasar gitu.”

Dari situ saya pun narik kesimpulan kalo mas Jainal ini cukup khatam area wilayah Jakarta Timur dekat Jakarta Utara.

Setibanya di tujuan, mas Jainal pun saya ajak foto bareng. Buat dokumentasi, saya bilang. Dan, begini nih posenya dia.

Mas Jainal, teman tebengan saya di hari Jumat ini.

Mas Jainal, teman tebengan saya di hari Jumat ini.

Beberapa alasan kenapa saya senang dengan GrabHitch:

  1. Bisa ketemu orang baru yang ternyata satu arah dengan saya. Siapa tau bisa jadi relasi bisnis. Belum lagi kalo ternyata ketemu orang seperti mas Jainal ini yang ternyata profil kerjanya mirip sama saya. 🙂
  2. Bisa booking! Ini yang paling penting, karena dengan perjalanan saya yang di luar peak hours itu, jadinya suka susah prediksi waktu di perjalanan.
  3. Bantu ngurangin macet dan polusi, sekaligus juga ngehemat tenaga saya. Sampe kantor masih ganteng, pulang makin ganteng. :mrgreen:
  4. Aman. Dengan fitur bawaan dari Grab berupa plat nomer dan juga share ke kontak, saya jadi lebih tenang di perjalanan.
  5. HEMAT! Nah ini harus di-bold. Baik itu hemat di ongkos, maupun juga hemat waktu karena lebih cepat — ga kena macet!

 

Nah, buat yang butuh tambahan penghasilan sambil dapetin kenalan baru pas lagi berangkat-pulang kerja atau aktivitas, cobain aja daftar jadi Teman Tebengan GrabHitch. Siapa tau selain dapat penghasilan, juga dapat relasi baru, atau malah ketemu saya! #penting Belum lagi jadi punya teman ngobrol di perjalanan sebagai obat paling mujarab untuk hilangkan bosan/ngantuk akibat panas atau capek.

Yang udah coba daftar, nanti coba share jalur jalannya ke mana aja sama saya kali-kali ada yang searah. 🙂

Spread the love

A happy family-man. Lives in Jakarta. Currently working in advertising, marketing, communication, social media, & strategic planning.

1 Comment

  1. Seru yak. Jadi nambah teman baru.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


one + = 2