Rss Feed

‘Strategi’ Category

  1. Apa itu Indonesia Car Lifestyle Award 2012?

    March 16, 2012 by Billy Koesoemadinata

    Lagi iseng browsing-browsing, entah gimana runutannya tau-tau aja masuk ke halaman Indonesia Car Lifestyle Award 2012 (ICLA 2012). Kalo liat dari website-nya di sini, deskripsinya sebagai berikut,

    Indonesia Car Lifestyle Award 2012 memilih mobil-mobil terbaik tahun ini. Mobil yang banyak mendapat perhatian dari jutaan pengunjung BosMobil.com, dan mobil-mobil yang paling cocok untuk berbagai gaya hidup, termasuk family car, work car, female car serta play car.

    Secara singkat, bisa dibilang bahwa ICLA 2012 itu bagian dari BosMobil.com, dan juga ajang pemilihan mobil terbaik tahun 2012, di Indonesia. Jenis-jenis mobilnya sendiri dibedain jadi family car, work car, female car, dan play car. Perbedaan jenis mobil tersebut udah jelas diklasifikasikan berdasar kegunaan dan penggunanya – family car untuk keluarga, work car untuk transportasi pekerjaan, female car untuk wanita, serta play car untuk hangout dan jalan-jalan. Ada yang sedikit menggelitik, yakni urban car ga termasuk, nih? :mrgreen:

    Anyway, lanjut baca-baca di website-nya, ada deskripsi lanjutan seperti ini,

    Kita tahu bahwa tidak semua pembeli memilih mobil hanya dengan acuan kategori seperti tersebut di atas. Tim kami melakukan pengujian dengan melakukan test-drive puluhan mobil, dan pengalaman-pengalaman dari repsonden yang kami temui. Penentuan mobil-mobil terbaik Indonesia Car Lifestyle Award 2012 akan kami helat pada tanggal 11 Juli 2012.

    Oh.. Jadi memang BosMobil.com selaku salah satu website tentang otomotif, juga memberikan ulasan tentang kendaraan dan juga berita-berita terbaru dan terkait dengan otomotif. Dan dari situ kemudian akan diselenggarakan penghargaan berupa Indonesia Car Lifestyle Award 2012 (ICLA 2012) yang akan dihelat bulan Juli nanti. Dan, menuju ke sana, mereka mengadakan polling di sini.

    Menarik juga mencermati bahwa ada media non-cetak (atau publishing utama-nya dari new media/internet) yang akan menyelenggarakan award otomotif. Sehingga tentu, acara pemberian penghargaan-nya pun menjadi sesuatu yang membuat penasaran. Setidaknya, saya yang penasaran. :mrgreen:

    Oiya, kalo liat sekilas kaya’nya di polling mereka itu ada hadiahnya deh.. Total hadiahnya mencapai 50 juta lho.. Ikutan gih!

    NB: Blogpost ini tidak didasari oleh request dari BosMobil.com, serta saat tulisan ini ditulis dan di-publish saya tidak memiliki kaitan apapun dengan BosMobil.com. Logo saya copy URL dari sini.


  2. Cara Jitu Mengatasi “Kuis Hunter”

    March 14, 2012 by Billy Koesoemadinata

    Pernah ikutan kuis atau lomba-lomba yang diselenggarakan di internet? Atau, pernah sebaliknya, membuat lomba-lomba atau kuis yang diselenggarakan di internet? Kalau jawabnya pernah, pasti tahu dengan yang namanya “kuis hunter”. Iya, para pemburu kuis yang memiliki akun dengan tujuan utama untuk mengikuti kuis – di segala macam platform (facebook, twitter, dll), dan acapkali membuat “banjir” timeline dengan aktivitas mereka.

    Blogpost kali ini tidak akan memberi penilaian berupa positif atau negatif terhadap “kuis hunter” tersebut, melainkan cara jitu untuk mengatasi mereka. Mengatasi di sini bukan tentang mengesampingkan para “kuis hunter”, akan tetapi mengatasi untuk menjaga agar aktivitas (lomba dan kuis) yang dibuat menjadi lebih tertata dan juga memiliki kualitas yang baik.

    Cara-cara mengatasinya antara lain sebagai berikut,

    1. Photo/design contest.

    Membuat kontes foto dan atau desain, menjadi salah satu cara untuk mengatasi “kuis hunter”. Kenapa? Karena foto dan atau desain membutuhkan usaha (effort) yang cukup berlebih bagi para pesertanya. Kenapa? Karena setidaknya peserta “harus” membuat hasil foto yang menarik, konsep desain yang unik, hingga akhirnya setelah selesai diunggah (upload) dan kemudian dinilai oleh juri.

    Menurut saya pribadi, cara ini tentunya akan membuat kuis/lomba menjadi lebih tertata dan memudahkan juri untuk menilai dan menentukan pemenang.

    2. Product buying related promo.

    Dengan begitu mudahnya internet diakses, “kuis hunter” akan menjamur dengan mudah pula. Berbekal dengan koneksi internet “gratis” (atau lebih tepat dibilang murah), para “kuis hunter” akan dengan mudahnya pula untuk mengikuti kuis di berbagai platform. Tapi, apabila para “kuis hunter” diminta untuk mengikuti lomba/kuis dengan syarat harus memiliki/membeli produk tertentu, maka kecenderungannya akan lebih kecil untuk ikut di kuis/lomba tersebut.

    Menurut saya pribadi, cara ini akan menghasilkan para peserta kuis/lomba yang benar-benar loyal dengan produk/brand yang menjadi dasar kuis/lomba tersebut. Serta tentunya, akan memudahkan penilaian apabila ada produk output yang ditentukan.

    3. Blog contest.

    Beberapa kali saya mengikuti blog contest (dan sempat mengurus blog contest juga :mrgreen: ), cara blog contest ini cukup bisa mengatasi para “kuis hunter”. Aspek-aspek penilaian blog contest yang cukup banyak seperti isi blog, cara tutur, pemilihan kata, cara penyampaian topik, hingga jumlah komentar, dan usia dari blog itulah yang mampu mengatasi “kuis hunter”. Sehingga, input dari blog contest akan didapatkan yang sesuai target.

    Menurut saya pribadi, cara blog contest ini juga membutuhkan effort (usaha) yang cukup tinggi dan menuntut kreativitas dari para pesertanya. Sehingga, para peserta tentu akan mengerahkan segenap kemampuannya agar dapat memenangkan hadiah.

    Akan tetapi, ketiga cara tersebut tetap takkan bisa mengatasi para “kuis hunter” apabila,

    1. Penentuan pemenang (juga) didasari oleh jumlah like.
    2. Penentuan pemenang (juga) ditentukan oleh jumlah share.
    3. Produk yang disyaratkan untuk mengikuti kuis/lomba tidak memiliki keunikan di masing-masing unit, sehingga sekali beli produk, dapat digunakan oleh banyak orang/berkali-kali.

    Itu menurut saya. Kalau menurut kamu bagaimana?


  3. Cerita Rak Majalah

    October 21, 2011 by Billy Koesoemadinata

    dari stream yang dibuat putri pratiwi di googleplus soal cover buku, saya jadi keingetan salah satu laporan dan riset “kecil-kecilan” soal cover majalah yang pernah saya buat dulu waktu masih jadi pekerja media.

    kurang lebihnya, intisarinya seperti ini: selayaknya manusia, cover itu adalah tampilan terluar sebuah produk buku/majalah. bisa itu baju yang kita kenakan, wajah, ataupun tampilan kita secara keseluruhan. itulah cover.

    dan, selayak manusia pula, buku/majalah pun “ingin” terlihat berbeda. tapi apabila manusia mampu membedakan dirinya selain dengan penampilan tapi juga dengan keahlian dan kelihaian dalam komunikasi 2 arah, maka buku/majalah “hanya” bisa berkomunikasi 1 arah, sehingga belum tentu keahlian dan kelihaian yang dimilikinya dapat “dinikmati” pembacanya apabila covernya tak menarik.

    lalu bagaimana agar bisa menarik? apakah perlu desain yang kreatif, menonjol, dan mahal? jawab singkatnya, iya dan tidak. iya, karena hal itu dapat menunjang, dan tidak karena hal itu akan percuma apabila produk buku/majalah nantinya disimpan di bagian rak yang tak terjangkau — baik oleh pandangan mata, maupun tangan.

    yes, penempatan di rak adalah hal yang juga penting bagi sebuah produk buku/majalah agar bisa “laku” — diambil, dibaca, lalu (mudah-mudahan) dibeli. lalu, kalau penempatannya tidak di lokasi yang bagus, maka percuma saja sebuah cover dibuat sesempurna mungkin. contoh mudahnya, cover yang terbuat dari lembaran emas sekalipun takkan menarik untuk dilihat atau dibeli, apabila diletakkan di bagian bawah rak — yang sejajar dengan kaki kita, dan atau kemudian ditumpuk dengan deretan majalah/buku lain.

    jadi bagaimana membuat sebuah cover agar bisa menarik untuk dibaca, dan (mudah-mudahan) dibeli? pertimbangkan faktor ini,
    1. majalah/buku cenderung ditumpuk secara cascade ke atas. jadi, pertimbangkan meletakkan header yang menarik.
    2. majalah/buku juga cenderung ditumpuk secara cascade ke samping, dengan meletakkan jilid di bagian luar. jadi, pertimbangkan membuat sidebar yang juga menarik.

    silakan cermati rak buku/majalah di lapak, hingga toko buku. kebanyakan, pasti akan melakukan hal ini. soal image/foto yang digunakan sebagai cover, itu nilai plus yang lebih menampilkan isi dari majalah/buku itu.

    begitulah, kurang lebihnya..

    NB: gambar asli dari sini.


  4. Dskon: Info Lengkap, Harga Hemat yang Seru!

    May 23, 2011 by Billy Koesoemadinata

    DskonSiapa ya yang ga suka beli sesuatu dengan harga miring? Putri Catherine (Kate Middleton) aja, kabarnya suka lho beli baju-baju dengan harga miring. Selain harganya yang murah, kadang kita bisa nemuin “harta karun” yang nilainya lebih daripada harganya yang murah itu. Entah itu promosi atau engga, beli sesuatu yang berbau diskon atau ada potongan harga, atau bisa dibilang dengan harga khusus, selalu bikin tertarik. Yep, saya juga. :mrgreen:

    Dan, sekarang ini makin banyak lho cara-cara buat dapetin harga khusus buat hal-hal tertentu. Apalagi, semenjak ada internet dan juga kebangkitan industri internet yang makin stabil, makin banyak pula pilihannya. Sebut aja macam dealkeren, disdus, ogahrugi, dll. Saya sendiri jadi member di beberapa situs tersebut. Dan, kadang2 beli paket harga khususnya.. kebanyakan sih, beli harga khusus buat makanan *gembul* :lol:

    Tapi kemudian, kadang suka gemes sendiri. Misal nih, baru hari ini beli paket harga khusus tertentu di situs A, eh.. besoknya ada paket lain dengan harga khusus yang beda tapi menarik juga, dan tempatnya di situs B. ribet gitu kan jadinya? Apalagi, kadang pengen ngebanding-bandingin, tapi ada kendala di koneksi.. *fakir benwit* :P

    Anyway, kaya’nya keribetan itu mulai terjawab. Ada salah satu situs layanan yang hadir dan ikut ngebantu keribetan saya. Dan, namanya Dskon. Di situs webnya, dia jadi semacam aggregator (pengumpul) tawaran paket harga khusus tersebut, dan ngebuat semuanya lebih gampang buat dicari, dibandingin, dan juga ngedapetin! Seru euy..

    Ga cuman paket harga khusus yang jadi info utama, tapi juga ada detil info dari website penyedianya, cara bayarnya, ada di kota mana aja, dan banyak lagi. Belom lagi, bisa nulis review juga lho.. Wew, lengkap ya tawarannya.. Soalnya, kepuasan pelanggan itu kan penting banget, dan review-lah yang jadi patokan pelanggan atau pembeli lainnya. macam saya gini lah.. ;-)

    Oiya, denger-denger sih, Dskon juga bisa terhubung sama facebook. Jadi, kalo kita nemu ada tawaran paket khusus yang wuokeh di sana, bisa langsung dishare di facebook. Kali-kali aja, salah satu temen kita yang jumlahnya bejibun di facebook itu, ada yang tiba2 bilang, “eh, seru nih! Yuk beli, nanti gue traktir!” *maniak haratisan* :lol:

    Dan, yang paling penting adalah apdet! Iya dong, situs tawaran paket harga khusus itu apalagi yang lebih penting selaen apdet? Apalagi, semenjak banyak brand atau venue yang ikutan, pastinya makin banyak tawaran yang bisa hadir setiap harinya.. Hmmm.. jadi laper *lho* :P

    Ah.. cari2 tawaran yang asik aaahh.. kali2 aja ada yang seru dan ada harga muraaaahh.. :mrgreen: yuk.. yuk.. ke Dskon!

    NB: image dskon, sourcenya dari dailysocial di sini.


  5. Exist, To Be or Not To Be?

    April 16, 2011 by Billy Koesoemadinata

    Berkaitan dengan New Media, saya ada sebuah file presentasi yang sudah saya aplod di slideshare.net. File ini berkaitan dengan habits kita di New Media, yang -menurut saya- kurang lebih akan berkaitan dengan eksistensi kita di internet.

    Silakan menyimak, dan kalau mau download, bisa koq. Asal ada akun slideshare tentunya.. :mrgreen: