Posts By: Billy Koesoemadinata

Yoga merapikan pecahan-pecahan kaca yang berserakan di lantai. Sesekali ia menghela napas, tapi hanya itu. Tak ada perkataan yang ia ucapkan meski ia ingin. Saat ia tengah memasukkan bagian kecil pecahan-pecahan kaca tersebut ke sebuah kantung kertas, Devi terlihat menarik kopernya menuju pintu depan. Beberapa langkah dari posisi Yoga. “I’m leaving.” Devi memberitahu. Yoga tak menjawab meski… Read Article →

“Kalo aku bisa milih, aku juga ga bakal mau pergi.” Julia memberitahu. “Maksudmu, kamu ga punya pilihan?” Indra menanyakan hal yang sama, seperti beberapa tahun yang lalu. “Kamu yakin mau ngulangin ini lagi?” Julia balik bertanya. “Ya karena kamu ngomong gitu, aku jadi pengen inget lagi.” Indra memberitahu. “Karena sebenarnya, aku sudah lupa.” “Termasuk melupakanku?” Indra… Read Article →

“Ga pernah aku ngerasa sesendiri ini…” Renata menggumam. “HeY, what are you talking about? I’m always here.” Kusno langsung merespon dengan memeluk lebih erat. Renata menoleh ke Kusno yang berada di sampingnya. “Maksudku bukan kamu…” “Trus, ada cowok lain dalam hidupmu?” Kusno bertanya. Memastikan. “You know you’re the one only.” Kusno tersenyum. Lalu membelai rambut… Read Article →

“Udahan ya nangisnya.” Harsa membujuk Lindri yang masih sesenggukan. “Nanti berkurang cantiknya.” “Jadi jelek, gitu?” Lindri menjawab sambil masih sesenggukan. “Ya engga. Berkurang aja cantiknya daripada biasanya.” Harsa langsung merespon. “Kalo mau bilang aku jelek, ya jujur aja deh. Ga usah sok-sok ngehibur segala.” Lindri membentak. Harsa sejenak kaget, tapi kemudian justru terkekeh. “Yaudah, terserah kamu… Read Article →

“Bener ‘kan yang gue bilang kemaren.” Sarah berkomentar sambil menyimpan tasnya di atas meja kubikelnya. Jane dan Jeremy yang menjadi teman dekat kubikelnya, serempak menoleh. “Yang mana?” Jeremy bertanya. “Itu lho, yang kemaren sore.” Sarah menjawab. “Pagi ini gue liat sendiri tuh ternyata si anak baru itu emang udah tekdung!” “Lo liat di mana, nek?”… Read Article →

Scroll To Top